KATASUKABUMI.com– Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Sukabumi, Yosep Pujianto, menegaskan komitmennya untuk memperkuat perjuangan aspirasi masyarakat dalam kepengurusan periode 2026–2031.
Hal tersebut disampaikan Yosep dalam sambutan perdananya pada acara pengukuhan Dewan Pengurus DPC PKB Kota Sukabumi periode 2026–2031 yang digelar di Hotel Balcony, Kota Sukabumi, Kamis (15/10/2026).
Yosep menekankan bahwa pengukuhan kepengurusan bukan sekadar pergantian atau penetapan struktur organisasi. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi awal untuk memperkuat kerja-kerja politik yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Menurutnya, PKB harus mampu hadir di tengah masyarakat, mendengar berbagai persoalan yang dihadapi warga, serta memperjuangkan aspirasi tersebut melalui jalur politik dan kebijakan publik.
“Perjuangan PKB ke depan harus semakin kuat dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Kita ingin kehadiran PKB benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Sukabumi,” demikian inti pesan yang disampaikan Yosep dalam sambutan perdananya.
Ia juga menekankan pentingnya soliditas seluruh jajaran pengurus dalam menjalankan amanah partai. Konsolidasi internal dinilai menjadi modal penting agar PKB semakin dekat dengan masyarakat dan mampu menjawab kebutuhan warga secara nyata.
Bagi Yosep, kekuatan partai tidak semata-mata diukur dari keberadaan struktur organisasi, tetapi juga dari sejauh mana partai mampu menjadi saluran perjuangan masyarakat.
Karena itu, kepengurusan DPC PKB Kota Sukabumi periode 2026–2031 diharapkan dapat memperkuat komunikasi dengan masyarakat, membuka ruang bagi aspirasi warga, serta membangun sinergi dengan berbagai elemen untuk mendorong kemajuan daerah.
Pengukuhan kepengurusan ini sekaligus menjadi momentum bagi PKB Kota Sukabumi untuk meneguhkan arah perjuangan politik yang berorientasi pada kepentingan publik.
Dengan semangat kebersamaan dan penguatan organisasi, PKB diharapkan semakin mampu menjalankan peran politiknya sebagai jembatan antara aspirasi masyarakat dan kebijakan yang berpihak kepada rakyat. (Ran)
