Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram
Jumat,5 Juni 2026 | 09:09 WIB
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Menu
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Search
Close
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Menu
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Home Headline

Mahasiswa Pertanyakan Siapa yang Memonopoli MBG di Kota Sukabumi

admin by admin
Oktober 4, 2025
in Headline, News
0 0
0
Mahasiswa Pertanyakan Siapa yang Memonopoli MBG di Kota Sukabumi
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

KATASUKABUMI.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah salah satu langkah strategis pemerintah dalam menjawab persoalan gizi dan ketimpangan sosial, terutama di kalangan anak-anak usia sekolah.

Namun sangat disayangkan, di Kota Sukabumi, program yang seharusnya menjadi bukti keberpihakan negara terhadap rakyat, justru menjadi ajang pertunjukan siapa yang paling dekat dengan kekuasaan.

Bendahara PC PMII Kota Sukabumi, Moch Rudianyah, mengungkapkan bahwa hari ini publik Kota Sukabumi ramai memperbincangkan dugaan kuat bahwa pelaksanaan program MBG tidak dijalankan secara terbuka dan akuntabel.

Menurutnya, kuat dugaan bahwa alokasi dan pelaksanaan program MBG ini didominasi oleh pihak-pihak tertentu yang memiliki kedekatan struktural maupun genealogis dengan Pemerintah Kota dan DPRD.

“Sederhananya yang berkuasa yang berperan, yang dekat yang dapat. Apakah ini kebetulan? Atau sudah menjadi pola yang terus dipelihara dari waktu ke waktu?,” tegas Rudiansyah, Sabtu (4/10).

Pihaknya tentu tidak anti terhadap keberhasilan program sosial. Namun ketika pelibatan pelaku UMKM lokal, koperasi rakyat, dan masyarakat sipil hanya menjadi formalitas belaka.

“Maka patut dipertanyakan bersama, untuk siapa sebenarnya program ini dijalankan? Rakyat, atau keluarga para pemangku kebijakan?,” katanya.

Ia menyampaikan, tidak perlu menjadi ahli ekonomi untuk membaca arah distribusi keuntungan dari program ini. Apalagi ketika sebagian besar pelaksana kegiatan berasal dari kelompok atau badan usaha yang entah kebetulan atau tidak punya relasi dekat dengan elite pemerintahan dan legislatif lokal.

Menurutnya, hal ini bukan sekadar persoalan teknis, dan ini adalah persoalan etika publik. Jika program sosial mulai dikuasai oleh segelintir orang dengan pengaruh politik, maka itu adalah bentuk baru dari ketimpangan struktural.

“Rakyat kecil akan terus berada di barisan antre, sementara yang punya akses sibuk membagi kue di ruang tertutup,” ungkapnya.

Pihaknya memandang praktik seperti ini berbahaya bagi masa depan tata kelola pemerintahan yang sehat. Hal ini juga menciptakan preseden buruk bahwa akses terhadap sumber daya publik hanya tersedia bagi mereka yang dekat dengan pusat kekuasaan.

“Dan jika itu terjadi terus-menerus, maka kita sedang membangun sistem yang tidak adil sejak dalam pikiran,” katanya.

Maka dari itu, pihaknya menyerukan kepada Pemerintah Kota dan DPRD Kota Sukabumi agar tidak menutup mata dan telinga. Bukalah ruang transparansi dan buka data pelaksana. Pihaknya meminta untuk dijelaskan proses penunjukannya dan libatkan rakyat secara nyata, bukan hanya sebagai penonton statistik.

“Sebab bila tidak, jangan salahkan bila kepercayaan publik perlahan menghilang. Dan saat kepercayaan itu habis, maka tidak ada lagi legitimasi yang bisa dibanggakan, bahkan oleh mereka yang kini duduk di kursi empuk kekuasaan,” pungkasnya. (Boy)

Tags: kota sukabumimahasiswaMakan Bergizi GratisMBGPC PMII Kota Sukabumi
Previous Post

Kegagalan Sistemik Negara Terhadap Pekerja Imigran Menjadi Tornado yang tak Pernah Usai

Next Post

Bappeda Gelar Pertemuan Persiapan Pengendalian dan Evaluasi Kinerja Pembangunan Daerah Triwulan III Tahun 2025

Next Post
Bappeda Gelar Pertemuan Persiapan Pengendalian dan Evaluasi Kinerja Pembangunan Daerah Triwulan III Tahun 2025

Bappeda Gelar Pertemuan Persiapan Pengendalian dan Evaluasi Kinerja Pembangunan Daerah Triwulan III Tahun 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Matangkan Persiapan Rakortekrenbang Jabar 2026, Bappeda Sukabumi Fokus Sinkronisasi Program Prioritas
  • Tingkatkan Akurasi Data, RSUD R. Syamsudin SH Kini Terapkan Sistem FRISTA
  • Dinkes Kota Sukabumi Kejar Target Imunisasi Melalui Program Gempita
  • Setelah Aksi 2626 Usai, Levi Sampaikan Terima Kasih dan Permohonan Maaf kepada Warga Kota Sukabumi
  • Juru Parkir Jadi Sumber PAD, Dishub Kota Sukabumi Soroti Kesejahteraan dan Penataan Setoran

Recent Comments

  1. Sgma mengenai Peringati Harlah Pancasila, Gusdurian Sukabumi Upacara di Pinggir Sungai
  2. Jis-Hoe-Enk mengenai 6 Orang jadi Tersangka, Tambang Emas Ilegal di Lahan Perhutani Capai Omset Rp 500 Juta per Minggu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami

Ikuti Sosial Media Kami

Copyright ©katasukabumi.com 2023

Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram

Copyright ©katasukabumi.com 2023

Add New Playlist

  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami

ALAMAT/NARAHUBUNG

Jl Cemerlang Sukakarya Warudoyong Kota Sukabumi Jawa Barat

Email/Web

katasukabumi@gmail.com

redaksikatasukabumi@gmail.com

Telp/HP:  +62 857-2084-1344

IKUTI MEDSOS KAMI

Facebook Twitter Tiktok Youtube Instagram