KATASUKABUMI.com — Usia sebuah partai politik tidak dihitung dari berapa banyak bendera yang berkibar atau berapa ramai perayaan yang digelar. Ia diukur dari kesetiaannya menjaga amanah rakyat. Sebab politik akan kehilangan makna ketika ia menjauh dari masyarakat yang melahirkannya.
Momentum Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjadi pengingat akan perjalanan panjang perjuangan partai yang lahir dari semangat kebangsaan, keislaman, dan keberpihakan kepada rakyat.
Ketua DPC PKB Kota Sukabumi, Yosep Pujianto, menyampaikan ucapan selamat Harlah ke-28 PKB kepada seluruh kader, simpatisan, dan masyarakat yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan partai.
“Selamat Hari Lahir ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa. Semoga PKB semakin kokoh, semakin dicintai masyarakat, dan terus menjadi rumah perjuangan bagi rakyat Indonesia,” ujar Yosep saat diwawancarai katasukabumi.com (23/06/07)
Menurut Yosep, usia ke-28 bukan sekadar angka, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen seluruh kader agar terus hadir di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa PKB harus menjadi partai yang mampu mendengar, memahami, dan memperjuangkan kebutuhan rakyat melalui kerja nyata.
“Harlah ini bukan hanya tentang merayakan perjalanan partai, tetapi juga menjadi refleksi bagi seluruh kader agar semakin meningkatkan pengabdian. Kepercayaan masyarakat harus dijawab dengan kerja, bukan sekadar kata-kata,” katanya.
Yosep menambahkan, DPC PKB Kota Sukabumi akan terus memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat bawah serta mendorong seluruh kader untuk aktif mendampingi masyarakat dalam berbagai persoalan sosial, ekonomi, maupun pembangunan daerah.
Menurutnya, kedekatan dengan masyarakat merupakan identitas yang harus terus dijaga. Oleh karena itu, setiap kader PKB dituntut untuk hadir sebagai pelayan masyarakat, membuka ruang dialog, menyerap aspirasi, dan memperjuangkannya melalui jalur politik yang bermartabat.
“PKB harus selalu hadir bersama rakyat dalam setiap keadaan. Ketika masyarakat menghadapi persoalan, kader PKB harus menjadi bagian dari solusi. Itulah semangat perjuangan yang ingin terus kami rawat di Kota Sukabumi,” tegasnya.
Yosep juga mengajak seluruh kader menjadikan Harlah ke-28 sebagai titik awal untuk memperkuat persatuan, menjaga semangat kebersamaan, dan meningkatkan kontribusi bagi pembangunan Kota Sukabumi.
“Mari kita jadikan Harlah ke-28 PKB sebagai energi baru untuk terus bekerja, mengabdi, dan menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat. PKB akan semakin besar apabila terus tumbuh bersama rakyat,” pungkasnya
Bagi PKB, usia ke-28 bukan garis akhir sebuah perjalanan, melainkan penanda bahwa amanah rakyat harus terus dijaga. Sebab sebesar apa pun sebuah partai, kekuatan sejatinya tetap lahir dari kepercayaan masyarakat yang terus dirawat melalui kerja, pengabdian, dan keberpihakan kepada kepentingan rakyat. (R)

