KATASUKABUMI.com — Ada orang yang masuk ke dalam partai karena ingin mendapatkan tempat. Ada pula yang datang karena ingin mencari jalan untuk berbuat sesuatu.
Barangkali, politik yang baik memang bermula dari niat yang sederhana: ingin berguna.
Dari Alun-alun Fatahillah, Kota Tua Jakarta, sebuah amanah baru diberikan kepada para pimpinan DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Indonesia. Salah satunya kepada Yosep Pujianto, yang dipercaya memimpin Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kota Sukabumi periode 2026–2031.
Yosep bersama jajaran Pengurus Dewan Syuro DPC PKB Kota Sukabumi resmi dilantik oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB, Rabu (22/7/2026) malam.
Pelantikan tersebut bukan sekadar acara seremonial. Bagi Yosep, lima tahun ke depan adalah kesempatan untuk memperkuat PKB sebagai rumah perjuangan yang terbuka bagi masyarakat.
“Kami ingin PKB menjadi rumah bersama. Rumah bagi siapa pun yang ingin berbuat baik, ingin mengabdi, dan ingin memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Yosep Pujianto saat dihubungi oleh katasukabumi.com (22/07/2026)
Menurutnya, politik tidak seharusnya membuat masyarakat merasa jauh dari partai. Sebaliknya, partai harus mampu menjadi jembatan antara harapan masyarakat dan kerja nyata.
“PKB harus hadir di tengah masyarakat. Kami ingin mendengar apa yang menjadi persoalan mereka, apa yang menjadi harapan mereka, kemudian bersama-sama mencari jalan keluarnya,” katanya.
Yosep menegaskan, membesarkan partai tidak bisa dilakukan oleh satu orang. Diperlukan kebersamaan antara pengurus, kader, simpatisan, para kiai, ulama, serta seluruh masyarakat.
“PKB tidak akan besar hanya karena satu orang. PKB akan besar karena kebersamaan. Karena itu, kami mengajak seluruh kader dan masyarakat untuk bersama-sama membangun PKB Kota Sukabumi,” tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa PKB harus menjadi partai yang terbuka dan dekat dengan masyarakat.
“Siapa pun yang memiliki niat baik untuk mengabdi, siapa pun yang ingin berjuang untuk masyarakat, kami terbuka. Mari kita bersama-sama membangun daerah ini,” ujar Yosep.
Bagi Yosep, menjadi bagian dari PKB bukan hanya tentang mengenakan atribut partai. Lebih dari itu, menjadi bagian dari PKB berarti bersedia ikut memikul persoalan masyarakat.
Sebab, menurutnya, rakyat tidak selalu membutuhkan pidato yang panjang. Kadang mereka hanya membutuhkan seseorang yang mau mendengar.
“Masyarakat tidak selalu membutuhkan janji yang besar. Kadang mereka hanya ingin tahu bahwa ketika menghadapi persoalan, masih ada orang yang bersedia datang.Dan mungkin, di situlah politik menemukan maknanya.” Ungkap Yosep.
Yosep menyampaikan, amanah yang diberikan DPP PKB akan dijalankan bersama seluruh jajaran pengurus dengan semangat kebersamaan dan kerja nyata.
“Kami menyadari bahwa amanah ini tidak ringan. Karena itu, kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kota Sukabumi. Insyaallah, kami akan menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Ia pun mengajak masyarakat yang ingin berkontribusi dan berjuang bersama untuk tidak ragu menjadi bagian dari perjalanan PKB.
“Mari kita berjuang bersama. PKB bukan hanya milik pengurus atau kader, tetapi PKB harus menjadi bagian dari masyarakat,” pungkasnya. (R)
