FT: Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda saat berorasi (2/6)
KATASUKABUMI.com— Aksi Forum RT/RW Kota Sukabumi yang digelar pada Senin (2/6) tidak hanya menghadirkan tuntutan dari masyarakat. Di tengah ribuan pasang mata yang menunggu kepastian, Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda, turut menyampaikan komitmennya terkait salah satu tuntutan yang selama ini menjadi perhatian para pengurus RT dan RW, yakni Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW).
Dalam orasinya di hadapan peserta aksi, Ketua DPRD Kota Sukabumi,Wawan Juanda menyatakan bahwa berbagai aspirasi yang sebelumnya disampaikan masyarakat telah dicatat dan menjadi perhatian lembaga legislatif.
Ia menyebut sedikitnya terdapat empat poin tuntutan yang telah diterima DPRD, termasuk persoalan P2RW yang selama beberapa waktu terakhir menjadi perbincangan di tengah masyarakat.
“Apa yang disampaikan bapak dan ibu, yang kemarin juga disampaikan di rumah kita bersama di DPRD, empat poin yang disampaikan kepada kami sudah kami catat dan kami garis bawahi dengan tebal,” ujarnya saat orasi.
Khusus mengenai P2RW, Wawan menyatakan program tersebut harus tetap dilanjutkan meskipun kondisi keuangan daerah saat ini sedang menghadapi tantangan.
“Tahun ini pasti akan dilanjutkan. Insyaallah kita doakan, sekalipun kondisi fiskal kita sedang lemah, tetapi saya sudah membisikkan kepada Pak Wali, mohon ini program unggulan, tidak boleh dicoret, ini harus ada,” katanya.
Pernyataan yang paling menyita perhatian massa muncul ketika Anggota DPRD Kota Sukabumi tersebut, menyampaikan komitmen politiknya terkait pembahasan anggaran daerah.
“Saya berkomitmen, tidak akan menandatangani APBD kalau saya melihat P2RW tidak dianggarkan,” tegasnya yang langsung disambut antusias peserta aksi.
Kalimat tersebut menjadi salah satu bagian paling kuat dalam orasi yang disampaikan di hadapan peserta aksi. Sebab di tengah berbagai perdebatan mengenai keberlanjutan program tersebut, masyarakat akhirnya mendengar langsung sikap politik pimpinan DPRD terhadap salah satu program yang mereka perjuangkan.
Selain P2RW, Ketua DPRD juga menyinggung berbagai janji lain yang sebelumnya pernah disampaikan kepada masyarakat. Menurutnya, seluruh komitmen tersebut telah dicatat oleh DPRD dan akan menjadi bagian dari pembahasan yang diprioritaskan ke depan.
“Janji-janji lain yang pernah disampaikan Pak Wali kepada kita semua, kami DPRD pun sudah mencatat dan akan menjadi sebuah diskusi yang sangat kami prioritaskan,” ujarnya.
Ia juga menyinggung persoalan keterlambatan insentif RT/RW yang selama ini dikeluhkan sebagian pengurus lingkungan. Menurutnya, persoalan tersebut lebih bersifat teknis dan diharapkan tidak kembali terulang pada masa mendatang.
“Baik itu dana kelurahan ataupun insentif RT/RW, ini masalah teknis. Insyaallah tidak akan terjadi lagi keterlambatan,” katanya.
Menutup orasinya, Ketua DPRD memastikan pihaknya akan terus mengawal berbagai program yang telah menjadi harapan masyarakat Kota Sukabumi.
“Kami bersama masyarakat Kota Sukabumi akan terus bersama mengawal program yang pernah disampaikan Pak Wali Kota untuk Kota Sukabumi tercinta,” pungkasnya. (R)

