KATASUKABUMI.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terus memperkuat tata kelola inovasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Salah satu langkah yang ditempuh yakni menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengisian Inovasi Daerah pada aplikasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bagi jajaran Sekretariat DPRD Kota Sukabumi.
Kegiatan yang diselenggarakan Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi itu menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pelaporan inovasi untuk menghadapi penilaian Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2026.
Dalam pelaksanaan bimtek, peserta dibekali pemahaman mengenai indikator-indikator penilaian inovasi daerah, sekaligus mendapatkan pendampingan teknis terkait tata cara penginputan data ke dalam aplikasi Kemendagri.
Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas, kelengkapan, serta akurasi pelaporan inovasi dari setiap perangkat daerah.
Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Bappeda Kota Sukabumi mengatakan pelaporan inovasi merupakan salah satu aspek penting dalam penilaian Indeks Inovasi Daerah.
Karena itu, setiap organisasi perangkat daerah didorong untuk mendokumentasikan berbagai inovasi yang telah diterapkan agar dapat dilaporkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, inovasi yang terdokumentasi dengan baik tidak hanya mendukung proses evaluasi pemerintah pusat, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam melakukan pembaruan pelayanan kepada masyarakat.
“Setiap inovasi yang telah diimplementasikan perlu didokumentasikan dan dilaporkan secara tepat. Melalui bimbingan teknis ini, kami ingin memastikan seluruh perangkat daerah memahami mekanisme pelaporan sesuai standar yang ditetapkan Kemendagri,” ujarnya.
Bappeda berharap kegiatan serupa dapat meningkatkan kapasitas aparatur dalam mengelola data inovasi sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak inovasi yang terdokumentasi secara sistematis.
Dengan pelaporan yang semakin baik, Pemerintah Kota Sukabumi optimistis capaian IID Tahun 2026 dapat terus meningkat.
Selain memperkuat posisi daerah dalam penilaian nasional, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang adaptif, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik. (Baim)

