Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram
Sabtu,13 Juni 2026 | 15:49 WIB
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Menu
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Search
Close
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Menu
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Home Headline

Di Tengah Polemik Pasca Aksi 2626, PDIP Pilih Jadi Jembatan antara Pemerintah dan Masyarakat

Redaksi by Redaksi
Juni 5, 2026
in Headline
0 0
0
Di Tengah Polemik Pasca Aksi 2626, PDIP Pilih Jadi Jembatan antara Pemerintah dan Masyarakat
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

FT: Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Sukabumi, Raden Koesoemo Hutaripto

KATASUKABUMI.com– Pasca Aksi 2626 yang digelar Forum Komunikasi Pengurus RT dan RW (FK RT-RW) Kota Sukabumi pada 2 Juni lalu, peta sikap politik di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi mulai terlihat.

Di tengah menguatnya tuntutan masyarakat dan munculnya wacana hak angket terhadap Wali Kota Sukabumi, sejumlah fraksi mulai menunjukkan cara pandangnya masing-masing dalam menyikapi polemik yang berkembang.

Ada yang memandang DPRD perlu mengambil langkah politik yang lebih tegas sebagai bentuk pengawasan terhadap pemerintah daerah. Namun ada pula yang memilih menempatkan diri sebagai penengah di tengah memanasnya hubungan antara pemerintah dan sebagian kelompok masyarakat.

Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
(PDIP) DPRD Kota Sukabumi termasuk yang mengambil jalur tersebut. Sebagai salah satu partai pengusung pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi pada Pilkada lalu, PDIP menilai situasi yang berkembang saat ini lebih
tepat diselesaikan melalui perbaikan komunikasi dan dialog.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Sukabumi, Raden Koesoemo Hutaripto, mengatakan pihaknya akan berupaya menjembatani harapan masyarakat dengan program-program yang sedang dijalankan pemerintah daerah.

“Kami akan menjembatani antara harapan masyarakat dan keinginan pemerintah dalam menjalankan program kerjanya,” kata Raden Koesoemo, lewat pesan whatssapp kepada katasukabumi.com (5/6).

Menurutnya, polemik yang mencuat pasca aksi unjuk rasa tersebut belum menunjukkan adanya persoalan mendasar yang tidak dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik. Ia menilai akar persoalan lebih banyak disebabkan adanya miskomunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Kami melihat ini sebuah miskomunikasi saja. Karena pemerintah juga ingin mengakomodir semua tuntutan dan harapan warga,” ujarnya.

Di tengah derasnya kritik yang mengalir kepada pemerintah kota, PDIP memilih tidak menambah bara dalam perdebatan. Fraksi berlambang banteng itu justru mendorong langkah-langkah korektif agar berbagai program pemerintah dapat berjalan lebih efektif dan mendapat pemahaman yang lebih baik dari masyarakat.

Untuk itu, Fraksi PDIP memberikan sejumlah masukan kepada pemerintah daerah sebagai upaya meredam polemik yang berkembang.

“Kami menyarankan, pertama perbaiki komunikasi politik. Kedua, perbaiki langkah-langkah pelaksanaan program. Ketiga, kaji program-program pro rakyat mana yang harus diprioritaskan duluan. Keempat, sering turun ke bawah menyerap aspirasi warga,” kata Raden Koesoemo.

Pernyataan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa di tengah menghangatnya perdebatan pasca Aksi 2626, Fraksi PDIP memilih mengambil posisi sebagai mediator antara pemerintah dan masyarakat, sembari mendorong perbaikan komunikasi dan pelaksanaan program agar berbagai aspirasi warga dapat terakomodasi dengan lebih baik. (R)

Tags: Aksi 2626Anggota DPRD Kota SukabumiFK RT-RW Kota SukabumiPDIP Kota SukabumiRaden Koesumo Hutaripto
Previous Post

Target PAD Pasar Kota Sukabumi Naik 300 Persen, Realisasi Mei Sudah Tembus 32 Persen

Next Post

Inflasi Kota Sukabumi Berhasil Ditekan, Mei 2,88 Persen Terendah se-Nasional

Next Post
Ilustrasi data inflasi. Foto: Istimewa

Inflasi Kota Sukabumi Berhasil Ditekan, Mei 2,88 Persen Terendah se-Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • MUI Kota Sukabumi Mengaku Belum Pernah Dilibatkan dalam Program MBG Terkait Sertifikasi Halal
  • Dari Proses, Lahir Amanah: Yosep Pujianto Pimpin PKB Kota Sukabumi Periode 2026-2031
  • Menjaga Khidmat, Merawat Amanah: Hasim Adnan Kembali Pimpin PKB Kabupaten Sukabumi
  • Rojab: WTP Ke-12 Membanggakan, Tapi Bukan Berarti Pengelolaan Anggaran Tanpa Temuan
  • Di Tengah Polemik Dana Abadi Rp10 Juta per RT, Raden Koesoemo Hutaripto Fokus Mencari Solusi

Recent Comments

  1. Sgma mengenai Peringati Harlah Pancasila, Gusdurian Sukabumi Upacara di Pinggir Sungai
  2. Jis-Hoe-Enk mengenai 6 Orang jadi Tersangka, Tambang Emas Ilegal di Lahan Perhutani Capai Omset Rp 500 Juta per Minggu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami

Ikuti Sosial Media Kami

Copyright ©katasukabumi.com 2023

Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram

Copyright ©katasukabumi.com 2023

Add New Playlist

  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami

ALAMAT/NARAHUBUNG

Jl Cemerlang Sukakarya Warudoyong Kota Sukabumi Jawa Barat

Email/Web

katasukabumi@gmail.com

redaksikatasukabumi@gmail.com

Telp/HP:  +62 857-2084-1344

IKUTI MEDSOS KAMI

Facebook Twitter Tiktok Youtube Instagram