Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram
Sabtu,18 Juli 2026 | 07:01 WIB
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Menu
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Search
Close
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Menu
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Home Headline

ENAM TAHUN TINGGAL DI MCK, AGUS SAMSUL TURUN TANGAN: “TIDAK BOLEH ADA WARGA TINGGAL DI TEMPAT SEPERTI INI”

Redaksi by Redaksi
Juli 17, 2026
in Headline
0 0
0
Anggota DPRD Kota Sukabumj, Agus Samsul (Kanan) dan Ketua DPC PKB Kota Sukabumi, Yosep Pujianto bersama tokoh masyarakat di lingkungan RT.003/003 Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudorong, Kota Sukabumi (17/07/2026)

Anggota DPRD Kota Sukabumj, Agus Samsul (Kanan) dan Ketua DPC PKB Kota Sukabumi, Yosep Pujianto bersama tokoh masyarakat di lingkungan RT.003/003 Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudorong, Kota Sukabumi (17/07/2026)

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

KATASUKABUMI.com — MCK itu tempat orang datang sebentar. Untuk mandi, mencuci atau menunaikan hajat. Bukan untuk tinggal.

Tetapi bagi Ibu Meti, warga RT 003/RW 003, Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, tempat yang semestinya hanya disinggahi beberapa menit itu justru menjadi rumah selama kurang lebih enam tahun.

Barangkali hidup memang kadang punya cara yang aneh dalam menguji manusia. Ada yang rumahnya terlalu besar untuk ditinggali sendirian. Ada pula yang tinggal di tempat yang sejak awal memang tidak pernah dirancang sebagai rumah.

Kisah Ibu Meti kemudian mendapat perhatian Anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Agus Samsul bersama Ketua DPC PKB  Kota Sukabumi, Yosep Pujianto. Pada Jumat (17/7/2026), ia turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi tersebut.

Agus tidak datang hanya untuk melihat. Ia juga berdialog dengan Ketua RT, tokoh masyarakat, pengurus yayasan, serta warga yang selama ini turut membantu Ibu Meti.

Menurut Agus, kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan terus berlangsung.

“Barusan saya bersilaturahmi dengan Pak Ustaz yang memiliki yayasan dan selama ini sering membantu Ibu Meti. Alhamdulillah, saya mencoba memberikan solusi dengan mendorong pengajuan kepada instansi terkait, seperti Dinas Sosial dan Dinas Pekerjaan Umum,” ujar Agus kepada Katasukabumi.com.

Ia menyebut, komunikasi awal dengan Pemerintah Kota Sukabumi telah menunjukkan respons positif. Dinas Pekerjaan Umum juga telah memberikan tanggapan terkait persoalan tersebut.

“Alhamdulillah, tadi dari PU sudah memberikan respons. Tinggal nanti pengajuan administrasinya dilengkapi oleh Ketua RT, Ketua RW, pihak kelurahan, serta tokoh agama agar proses penempatan Ibu Meti ke rumah yang layak bisa segera dilakukan. Harapan kami, beliau tidak lagi tinggal di bangunan MCK,” katanya.

Agus menegaskan, pemerintah harus hadir bagi masyarakat yang berada dalam kondisi paling membutuhkan.

Menurutnya, persoalan seperti yang dialami Ibu Meti tidak semestinya hanya menjadi perhatian setelah diketahui publik. Pemerintah harus memiliki kepekaan untuk menemukan dan menyelesaikan persoalan warga, terutama mereka yang hidup dalam keterbatasan.

“Yang paling penting adalah bagaimana pemerintah ke depan semakin responsif dan benar-benar memperhatikan masyarakat yang berada di lapisan paling bawah. Mereka harus menjadi prioritas dalam setiap kebijakan sosial,” tegasnya.

Penyelesaian persoalan tersebut pun membutuhkan kerja bersama. Pemerintah, legislatif, tokoh masyarakat, lembaga sosial dan warga memiliki peran masing-masing.

Sebab, rumah bukan sekadar dinding, atap dan lantai. Rumah adalah tempat seseorang merasa bahwa dirinya masih punya ruang untuk hidup dengan layak.

Dan untuk Ibu Meti, setelah enam tahun menjadikan MCK sebagai tempat tinggal, kiranya sudah cukup lama ia menunggu sebuah rumah yang memang benar-benar bernama rumah. (R)

 

Tags: Agus SamsulDayeuhluhurDPC PKB Kota SukabumiEnam Tahun Di MCKkota sukabumiYosep Pujianto
Previous Post

PMII IAIS Cabang Kota Sukabumi Gelar Aksi Kerakyatan Bertajuk “Dari Rakyat untuk Rakyat”

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • ENAM TAHUN TINGGAL DI MCK, AGUS SAMSUL TURUN TANGAN: “TIDAK BOLEH ADA WARGA TINGGAL DI TEMPAT SEPERTI INI”
  • PMII IAIS Cabang Kota Sukabumi Gelar Aksi Kerakyatan Bertajuk “Dari Rakyat untuk Rakyat”
  • Pemuda Pancasila Kota Sukabumi Wajibkan Kader Rutin Donor Darah, Bantu Jaga Ketersediaan Stok PMI
  • KKN Mandiri Universitas Nusa Putra: Ketika Sepuluh Mahasiswa Memilih Membuat Mesin, Bukan Sekadar Kenangan
  • FKMASI Desak Penelusuran Dugaan ASN dalam Keterlibatan Judi Online di Dinas Bina Marga Jabar Wilayah II Sukabumi

Recent Comments

  1. Sgma mengenai Peringati Harlah Pancasila, Gusdurian Sukabumi Upacara di Pinggir Sungai
  2. Jis-Hoe-Enk mengenai 6 Orang jadi Tersangka, Tambang Emas Ilegal di Lahan Perhutani Capai Omset Rp 500 Juta per Minggu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami

Ikuti Sosial Media Kami

Copyright ©katasukabumi.com 2023

Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram

Copyright ©katasukabumi.com 2023

Add New Playlist

  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami

ALAMAT/NARAHUBUNG

Jl Cemerlang Sukakarya Warudoyong Kota Sukabumi Jawa Barat

Email/Web

katasukabumi@gmail.com

redaksikatasukabumi@gmail.com

Telp/HP:  +62 857-2084-1344

IKUTI MEDSOS KAMI

Facebook Twitter Tiktok Youtube Instagram