Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram
Senin,20 Juli 2026 | 22:08 WIB
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Menu
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Search
Close
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Menu
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Home Headline

Anggota DPRD Kota Sukabumi, Iyus Yusuf: Digitalisasi Pemerintahan Harus terintergrasi Antar OPD

Redaksi by Redaksi
Juli 19, 2026
in Headline, Uncategorized
0 0
0
Anggota Komisi I DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Iyus Yusuf.

Anggota Komisi I DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Iyus Yusuf.

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

KATASUKABUMI.com – Teknologi seharusnya membuat urusan warga menjadi lebih sederhana. Sebab, jika birokrasi hanya berganti wajah dari meja pelayanan menjadi layar aplikasi, pertanyaan tentang kemudahannya tetap perlu diajukan.

Isu digitalisasi pemerintahan menjadi perhatian di Kota Sukabumi. Pemerintah daerah telah memiliki sejumlah regulasi sebagai dasar penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), di antaranya Peraturan Daerah Kota Sukabumi Nomor 5 Tahun 2020 tentang Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE).

Selain itu, terdapat Peraturan Wali Kota Sukabumi Nomor 19 Tahun 2024 tentang Pembangunan dan Pengembangan Aplikasi SPBE Pemerintah Daerah Kota Sukabumi, serta Peraturan Wali Kota Sukabumi Nomor 22 Tahun 2024 tentang Arsitektur dan Peta Rencana SPBE Pemerintah Daerah Kota Sukabumi Tahun 2024–2026.

Dengan adanya regulasi tersebut, tantangan berikutnya adalah memastikan digitalisasi pemerintahan tidak berjalan secara terpisah-pisah, melainkan mampu mengintegrasikan layanan antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Anggota Komisi I DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Iyus Yusuf, menilai digitalisasi pemerintahan harus benar-benar memberikan kemudahan bagi masyarakat.

“Digitalisasi pemerintahan jangan hanya sekadar membuat aplikasi. Yang paling penting adalah apakah masyarakat benar-benar merasakan kemudahan dalam mendapatkan pelayanan,” ujar Iyus kepada katasukabumi.com,(19/07/2026).

Menurutnya, pemerintah perlu memastikan sistem digital yang dibangun antar-OPD dapat terintegrasi.

“Jangan sampai masyarakat harus berulang kali memberikan data yang sebenarnya sudah dimiliki oleh pemerintah. Kalau sistemnya terintegrasi, pelayanan akan lebih cepat dan masyarakat tidak perlu berhadapan dengan birokrasi yang berulang,” katanya.

Iyus menilai, Perda Nomor 5 Tahun 2020 serta Perwal Nomor 19 dan Nomor 22 Tahun 2024 harus menjadi dasar dalam memastikan pembangunan sistem digital pemerintahan berjalan terarah dan tidak tumpang tindih.

“Kita sudah memiliki aturan. Sekarang yang harus dilihat adalah implementasinya. Apakah antar-OPD sudah benar-benar terintegrasi? Apakah aplikasi yang dibangun efektif dan digunakan secara maksimal?” ujarnya.

Selain integrasi layanan, ia juga menyoroti pentingnya efektivitas anggaran pembangunan dan pemeliharaan sistem digital pemerintahan.

“Jangan sampai anggaran besar dikeluarkan untuk membangun aplikasi, tetapi kemudian tidak digunakan secara maksimal atau tidak memberikan dampak signifikan terhadap pelayanan publik,” katanya.

Menurut Iyus, keamanan data masyarakat dan akses bagi warga yang belum terbiasa menggunakan layanan digital juga perlu menjadi perhatian pemerintah.

“Digitalisasi harus mempermudah, bukan justru membuat sebagian masyarakat kesulitan. Karena itu, pelayanan digital harus tetap diimbangi dengan pendampingan dan akses pelayanan yang inklusif,” tuturnya.

Ia menegaskan, keberhasilan digitalisasi pemerintahan tidak cukup hanya diukur dari jumlah aplikasi yang dibangun.

“Ukuran keberhasilan digitalisasi bukan berapa banyak aplikasi yang dibuat. Ukurannya adalah apakah pelayanan menjadi lebih cepat, lebih mudah, lebih transparan, dan masyarakat merasa terbantu,” pungkasnya. (R)

Tags: Anggota DPRD Kota SukabumiDigitalisasi PemerintahanFraksi PKBKh. Iyus Yusufkota sukabumiPelayananPengawasan
Previous Post

Prihatin Ibu Meti Enam Tahun Tinggal di MCK, Yosep Pujianto: Ini Persoalan Kemanusiaan

Next Post

Ketua TP-PKK Kota Sukabumi: Teknologi Harus Mengasah Kemampuan Berpikir Siswa

Next Post
Ketua TP-PKK Kota Sukabumi: Teknologi Harus Mengasah Kemampuan Berpikir Siswa

Ketua TP-PKK Kota Sukabumi: Teknologi Harus Mengasah Kemampuan Berpikir Siswa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Ketua TP-PKK Kota Sukabumi: Teknologi Harus Mengasah Kemampuan Berpikir Siswa
  • Anggota DPRD Kota Sukabumi, Iyus Yusuf: Digitalisasi Pemerintahan Harus terintergrasi Antar OPD
  • Prihatin Ibu Meti Enam Tahun Tinggal di MCK, Yosep Pujianto: Ini Persoalan Kemanusiaan
  • Tak Sekadar Digitalisasi, RSUD R. Syamsudin SH Kini Optimalkan AI untuk Tingkatkan Pelayanan
  • RSUD R. Syamsudin Hadiri Temu Pelanggan dan Evaluasi Mitra FKTP di Puskesmas Cisaat

Recent Comments

  1. Sgma mengenai Peringati Harlah Pancasila, Gusdurian Sukabumi Upacara di Pinggir Sungai
  2. Jis-Hoe-Enk mengenai 6 Orang jadi Tersangka, Tambang Emas Ilegal di Lahan Perhutani Capai Omset Rp 500 Juta per Minggu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami

Ikuti Sosial Media Kami

Copyright ©katasukabumi.com 2023

Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram

Copyright ©katasukabumi.com 2023

Add New Playlist

  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami

ALAMAT/NARAHUBUNG

Jl Cemerlang Sukakarya Warudoyong Kota Sukabumi Jawa Barat

Email/Web

katasukabumi@gmail.com

redaksikatasukabumi@gmail.com

Telp/HP:  +62 857-2084-1344

IKUTI MEDSOS KAMI

Facebook Twitter Tiktok Youtube Instagram