Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram
Senin,13 Juli 2026 | 03:13 WIB
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Menu
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Search
Close
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Menu
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Home Headline

Tren Kasus DBD di Kota Sukabumi Cenderung Menurun

admin by admin
Maret 1, 2026
in Headline, Wisata
0 0
0
Kantor Dinkes Kota Sukabumi, di Jalan Suryakencana, Kelurahan Selabatu, Kecamatan Cikole. Foto: Nuria Ariawan.

Kantor Dinkes Kota Sukabumi, di Jalan Suryakencana, Kelurahan Selabatu, Kecamatan Cikole. Foto: Nuria Ariawan.

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

KATASUKABUMI.com – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Sukabumi sepanjang Januari tahun ini cenderung menurun. Kondisi itu tentu menjadi kabar baik di tengah cuaca ekstrem yang terjadi akhir-akhir ini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Denna Yuliavina, menyebutkan sepanjang Januari tercatat 54 kasus DBD dengan nol kematian terjadi di berbagai kelurahan di Kota Sukabumi. Dibanding tahun lalu pada periode yang sama, angkanya turun cukup signifikan.

“Tahun lalu, total kejadian DBD di Kota Sukabumi sebanyak 1.017 kasus atau rata-rata terjadi 84 kasus setiap bulan. Tahun ini dengan jumlah 54 kasus selama Januari, tentu angkanya turun cukup signifikan,” kata Denna, Minggu (1/3).

Data kasus DBD sepanjang Januari menunjukkan kalangan anak–anak rentan terjangkit DBD. Dinkes pun mengajak orangtua dan pengelola lembaga pendidikan berperan aktif mencegah DBD.

Upayanya dilakukan melalui penerapan 3M plus yaitu menguras dan menutup tempat air, serta mendaur ulang berbagai barang yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti.

“Perlu perhatian khusus tidak hanya di rumah, tapi juga perlu pihak sekolah dalam pencegahan DBD. Bagaimana kita menekan kasus DBD adalah melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). PSN paling murah dan efektif adalah dengan bersih–bersih berkala seminggu sekali dengan 3M Plus. Fogging adalah upaya terakhir dari pencegahan DBD,” jelasnya.

Selain itu Dinkes pun memiliki Gerakan 1 Rumah 1 Juru Pemantau Jentik (Jumantik) untuk menghindari munculnya sarang nyamuk di lingkungan sekitar rumah. Gerakan ini menurutnya diimplementasikan pula di lingkungan perkantoran.

“Berdasarkan data statistik dari 54 kasus itu tersebar di 33 kelurahan, yang tertinggi ada di Kelurahan Cisarua tujuh kasus, kemudian menyusul di Kelurahan Karang Tengah dan Baros enam kasus. Ada 11 Kelurahan yang tanpa kasus. Angka Bebas Jentik pada Januari mencapai 97,4 persen atau di atas target nasional sebesar 95 persen,” tandasnya.

Tags: DBDDemam Berdarah DengueDinkesKasus DBDkota sukabumi
Previous Post

Wakil Wali Kota Tinjau Pengelolaan Sampah di Gunungpuyuh, Apresiasi Komunitas Peduli Sampah

Next Post

Sepanjang 2025, Bidang PSDA Bappeda Kota Sukabumi Torehkan Capaian Strategis

Next Post
Kabid Perekonomian dan Sumber Daya Alam Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Sukabumi, Erni Agus Riyani. Foto: Istimewa.

Sepanjang 2025, Bidang PSDA Bappeda Kota Sukabumi Torehkan Capaian Strategis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Kunjungan Perdana, Kakanwil Ditjenpas Jabar Laksanakan Monev di Lapas Sukabumi
  • Baca dengan Tartil, Hidup Mulia Bersama Al-Qur’an, Iyus Yusuf Apresiasi Wisuda Tahsin se-Kota Sukabumi
  • Ivan Alghifari Kritik DPRD Kota Sukabumi: Jangan Takut PAW Jika Benar-Benar Bekerja untuk Rakyat
  • Vega Sukmayudha Pasang Badan untuk Korban Alpindo: Jangan Biarkan Rakyat Berjuang Sendiri
  • Aksi AKBAR 2626 Hadiahi Wali Kota Sukabumi Piagam “Penguasa Sombong”, Tampar Keras Kekuasaan di Balai Kota

Recent Comments

  1. Sgma mengenai Peringati Harlah Pancasila, Gusdurian Sukabumi Upacara di Pinggir Sungai
  2. Jis-Hoe-Enk mengenai 6 Orang jadi Tersangka, Tambang Emas Ilegal di Lahan Perhutani Capai Omset Rp 500 Juta per Minggu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami

Ikuti Sosial Media Kami

Copyright ©katasukabumi.com 2023

Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram

Copyright ©katasukabumi.com 2023

Add New Playlist

  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami

ALAMAT/NARAHUBUNG

Jl Cemerlang Sukakarya Warudoyong Kota Sukabumi Jawa Barat

Email/Web

katasukabumi@gmail.com

redaksikatasukabumi@gmail.com

Telp/HP:  +62 857-2084-1344

IKUTI MEDSOS KAMI

Facebook Twitter Tiktok Youtube Instagram