Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram
Rabu,10 Juni 2026 | 20:32 WIB
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Menu
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Search
Close
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Menu
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Home Headline

Apresiasi P2P Bawaslu Kota Sukabumi, Farid: Rakyat Harus Berani Mengawasi Demokrasi

Redaksi by Redaksi
Juni 10, 2026
in Headline
0 0
0
Apresiasi P2P Bawaslu Kota Sukabumi, Farid: Rakyat Harus Berani Mengawasi Demokrasi
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Foto: Foto bersama Jajaran Bawaslu Kota Sukabumi dan peserta Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) (9/6)

KATASUKABUMI.com – Ada dua jenis warga negara dalam demokrasi. Pertama, mereka yang datang ke TPS, mencoblos, lalu pulang. Kedua, mereka yang datang ke TPS, mencoblos, lalu ikut mengawasi agar suara rakyat tidak berubah menjadi suara kepentingan.

Kelompok kedua ini jumlahnya biasanya lebih sedikit. Padahal, demokrasi sering kali tidak rusak karena kurang pemilih, melainkan karena kurang pengawas.

Barangkali itulah sebabnya Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang digelar Bawaslu Kota Sukabumi di Villa Cantik, Selasa (9/6/2026), layak diapresiasi. Setidaknya ada upaya mengingatkan bahwa urusan demokrasi bukan hanya pekerjaan penyelenggara pemilu, melainkan juga tanggung jawab warga negara.

Plt Ketua Perisai Demokrasi Bangsa (PDB) Jawa Barat, Muhammad Farid Firdaus, termasuk yang menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut.

“Selamat dan sukses kepada Bawaslu Kota Sukabumi yang telah melaksanakan Pendidikan Pengawas Partisipatif. Ini merupakan langkah strategis dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengawasan demokrasi,” ujarnya kepada katasukabumi.com setelah acara P2P.

Farid mengingatkan bahwa pengawasan partisipatif bukan sekadar istilah yang terdengar akademis dalam ruang seminar. Intinya sederhana, rakyat jangan hanya menjadi penonton ketika demokrasi sedang dimainkan.

Menurutnya, masyarakat tidak boleh berhenti pada peran sebagai pemilih. Mereka juga harus berani menjadi pengawas, berani melaporkan pelanggaran, serta ikut melawan hoaks dan politik uang yang kerap muncul setiap musim pemilu.

Sebab demokrasi memang unik. Semua orang mengaku mencintainya, tetapi tidak semua orang mau menjaganya. Banyak yang marah ketika hasil pemilu tidak sesuai harapan, namun sedikit yang bersedia mengawasi prosesnya sejak awal.

Karena itu Farid mengajak generasi muda, mahasiswa, dan pelajar untuk terlibat dalam gerakan pengawasan partisipatif.

“Demokrasi yang sehat lahir dari rakyat yang peduli, berani bersuara, dan turut mengawasi jalannya proses kepemiluan,” katanya.

Farid juga mengatakan, Ajakan itu penting. Sebab di zaman media sosial, hoaks bergerak lebih cepat daripada klarifikasi, dan fitnah sering mendapat lebih banyak “like” dibanding fakta. Demokrasi akhirnya bukan hanya diuji di bilik suara, tetapi juga di layar ponsel.

Maka pendidikan pengawasan partisipatif sesungguhnya bukan hanya mengajarkan cara mengawasi pemilu. Ia juga mengajarkan cara menjadi warga negara yang tidak mudah dibohongi.

“Karena demokrasi yang sehat tidak lahir dari rakyat yang hanya pandai bertepuk tangan atau mencaci. Demokrasi yang sehat lahir dari rakyat yang mau ikut menjaga rumahnya sendiri. Dan rumah itu bernama republik”. Pungkasnya. (R)

Tags: (Plt) Ketua Perisai Demokrasi Bangsa (PDB) Jawa BaratBawaslu Kota SukabumiMuhammad Faris FirdausPendidikan Pengawas Partisipatif (P2P)
Previous Post

Aktivis Sukabumi Farid Firdaus Ditunjuk sebagai Plt Ketua Perisai Demokrasi Bangsa Jawa Barat

Next Post

Atensi Sosial Jadi Andalan Pemkot Sukabumi, Ayep Zaki Optimistis Kemiskinan dan Pengangguran Menurun

Next Post
Atensi Sosial Jadi Andalan Pemkot Sukabumi, Ayep Zaki Optimistis Kemiskinan dan Pengangguran Menurun

Atensi Sosial Jadi Andalan Pemkot Sukabumi, Ayep Zaki Optimistis Kemiskinan dan Pengangguran Menurun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Di Tengah Polemik Dana Abadi Rp10 Juta per RT, Raden Koesoemo Hutaripto Fokus Mencari Solusi
  • Iyus Yusuf Apresiasi WTP Ke-12, Minta Prestasi Berbanding Lurus dengan Pelayanan Publik
  • Atensi Sosial Jadi Andalan Pemkot Sukabumi, Ayep Zaki Optimistis Kemiskinan dan Pengangguran Menurun
  • Apresiasi P2P Bawaslu Kota Sukabumi, Farid: Rakyat Harus Berani Mengawasi Demokrasi
  • Aktivis Sukabumi Farid Firdaus Ditunjuk sebagai Plt Ketua Perisai Demokrasi Bangsa Jawa Barat

Recent Comments

  1. Sgma mengenai Peringati Harlah Pancasila, Gusdurian Sukabumi Upacara di Pinggir Sungai
  2. Jis-Hoe-Enk mengenai 6 Orang jadi Tersangka, Tambang Emas Ilegal di Lahan Perhutani Capai Omset Rp 500 Juta per Minggu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami

Ikuti Sosial Media Kami

Copyright ©katasukabumi.com 2023

Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram

Copyright ©katasukabumi.com 2023

Add New Playlist

  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami

ALAMAT/NARAHUBUNG

Jl Cemerlang Sukakarya Warudoyong Kota Sukabumi Jawa Barat

Email/Web

katasukabumi@gmail.com

redaksikatasukabumi@gmail.com

Telp/HP:  +62 857-2084-1344

IKUTI MEDSOS KAMI

Facebook Twitter Tiktok Youtube Instagram