KATASUKABUMI – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, menyebut tingkat inflasi selama 2023 Kota Sukabumi merupakan yang terendah dibandingkan dengan kota lainya di Jawa Barat.
Informasi yang dihimpun katasukabumi.com, dari tujuh kota di Jawa Barat yakni, Kota Bekasi, Bandung, Cirebon, Tasik Malaya, Depok, Bogor dan Kota Sukabumi merupakan yang terendah tingkat inflasinya.
Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam (PSDA) Bappeda Kota Sukabumi, Erni Agus Riyani mengatakan, sesuai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) perencanaan dan evaluasi, tidak hentinya melakukan koordinasi untuk memastikan seluruh kegiatan di perangkat daerah, yang mendukung ke penanganan inflasi
Baca Juga: PJ Wali Kota Sukabumi dan DPRD Tandatangani RPJPD 2025-2045
“Alhamdulillah inflasi di Kota Sukabumi terendah pada Desember 2023 secara MTM (Month to Month),” kata Erni kepada wartawan belum lama ini.
Erni menjelaskan, secara MTM Kota Sukabumi alami inflasi sebesar 0,19 persen pada Desember 2023, sedangkan hitungan Year to Date (YTD) atau Year to Year (YOY) mencapai 2,72 persen.
Sementara itu, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi yoy Desember 2023 terhadap Desember 2022, sambung Erni, dipicu oleh adanya kenaikan harga yang ditunjukan oleh naiknya beberapa indeks kelompok pengeluaran.
Baca Juga: Bappeda Kota Sukabumi Gelar Bimtek Modul Perencanaan Renstra dan Renja SIPD – RI
“Di antaranya, kelompok makanan, minuman, dan tembakau, perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga, transportasi, dan rekreasi, olahraga, dan budaya,” ujarnya.
Adapun penyumbang utama inflasi MTM, kata Erni, seperti komoditas cabai merah, bawang merah, rekreasi, tomat, dan telur ayam ras.
“Sedangkan komoditas yang menjadi penyumbang deflasi diantaranya, jeruk, daging, ayam ras, ketimun, daging sapi, dan bensin,” cetusnya.
Ia juga menambahkan, kendati inflasi Kota Sukabumi terpantau dan stabil dengan program dan kegiatan pengendalian inflasi yang dilaksanakan tahun 2023. Tapi, tidak menjadikan pemerintah berpuas diri, melainkan untuk terus meningkatkan keselarasan antara perencanaan dan penganggaran pengendalian inflasi
“Sejauh ini, terlaksana dengan baik dan sesuai perencanaan. Terutama, mitra bidang PSDA yang banyak berkaitan dengan penanganan inflasi. Seperti, DKP3, Diskumindag Dan Disnaker,” pungkasnya.
Reporter : Sandi

