Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram
Senin,13 Juli 2026 | 07:18 WIB
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Menu
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Search
Close
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Menu
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Home Headline

September 2024, Kota Sukabumi Alami Inflasi Sebesar 1,44 Persen

admin by admin
Oktober 25, 2024
in Headline
0 0
0
Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Sukabumi, Erni Agus Riyani. Foto: Istimewa.

Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Sukabumi, Erni Agus Riyani. Foto: Istimewa.

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

SUKABUMI – Kota Sukabumi alami inflasi Year to Date (y-to-d) sebesar 0,99 persen di bulan September 2024, dan jenjang deflasi secara Month to Month (m-to-m) mencapai 0,19 persen. Sedangkan, inflasi year on year (y-on-y) berada di angka 1,44 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,92.

“Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), secara y-on-y, Kota Sukabumi alami inflasi sebesar 1,44 persen, di September 2024,” ujar Kabid Perekonomian dan Sumber Daya Alam Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, Erni Agus Riyani, kepada awak media, Jumat, 25 Oktober 2024.

Masih berdasarkan data dari BPS, kata Erni, inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya hampir seluruh indeks kelompok pengeluaran. Diantaranya, kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 2,42 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,8 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,33 persen.

Kemudian, kelompok kesehatan sebesar 3,38 persen, kelompok transportasi sebesar 0,03 persen, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 3,74 persen, dan kelompok pendidikan sebesar 0,43 persen.

“Begitu juga, dengan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 1,51 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 7,43 persen,” jelas Erni.

Selain itu, berdasarkan data dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi, rata-rata pada bulan September 2024, beberapa komoditas alami kenaikan Harga. Diantaranya, minyak curah dari Rp17.500 menjadi Rp18.000/kg, bawang merah dari Rp25.000 menjadi Rp28.000/kg, telur ayam, dari Rp.26.000 menjadi Rp27.000/kg, cabai merah besar local dari Rp30.000 menjadi Rp.35.000/kg.

Kemudian, cabai besar hijau dari Rp20.000 menjadi Rp25.000/kg, cabai merah keriting dari Rp30.000 jadi Rp35.000/kg, cabai keriting hijau dari Rp12.000 menjadi Rp20.000/kg, dan cabai rawit hijau dari Rp30.000 menjadi Rp35.000/kg.

“Sebagian komoditas tersebut pada bulan Maret 2024 kemarin, rata-rata harganya naik,” bebernya.

Erni menjelaskan, penanganan terhadap inflasi terus dilakukan pihaknya, termasuk menunaikan rapat di daerah dan pusat. Namun pihaknya tetap harus waspada, jangan sampai inflasi tidak dapat terkendali. Pasalnya, apabila tidak terkendali maka akan sulit, karena menyangkut permasalahan yang mendasar (pangan, barang dan jasa).

Begitu juga, aku Erni, pihaknya bersama dinas dan lembaga lainya akan terus melakukan analisa terhadap sumber atau potensi tekanan, serta melakukan inventarisasi data dan informasi perkembangan harga barang dan jasa secara umum. Termasuk, terus melakukan pemantauan ketersediaan dan pasokan yang dapat memicu kenaikan inflasi.

“Makanya, kami juga terus melakukan rapat koordinasi dengan BPS Kota Sukabumi sebagai instansi lintas sektor penyedia data update untuk rilis resmi berita perekonomian. Kemudian, melakukan rapat mingguan bersama Tim Pengendalian Inflasi Nasional dengan Kemendagri, dan rapat dwi mingguan dengan TPID Provinsi Jawa Barat,” pungkasnya.

Tags: BappedaBappeda Kota SukabumiHarga bahanHarga Bahan Pokokinflasikota sukabumi
Previous Post

Tingkatkan Pelayanan, Dinkes Kota Sukabumi Monev Aplikasi Sarana Prasarana Kesehatan

Next Post

Peringati HKN ke-60, Dinkes Kota Sukabumi Berupaya Tekan Penyebaran Penyakit Tak Menular

Next Post
Peringati HKN ke-60, Dinkes Kota Sukabumi Berupaya Tekan Penyebaran Penyakit Tak Menular

Peringati HKN ke-60, Dinkes Kota Sukabumi Berupaya Tekan Penyebaran Penyakit Tak Menular

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Kunjungan Perdana, Kakanwil Ditjenpas Jabar Laksanakan Monev di Lapas Sukabumi
  • Baca dengan Tartil, Hidup Mulia Bersama Al-Qur’an, Iyus Yusuf Apresiasi Wisuda Tahsin se-Kota Sukabumi
  • Ivan Alghifari Kritik DPRD Kota Sukabumi: Jangan Takut PAW Jika Benar-Benar Bekerja untuk Rakyat
  • Vega Sukmayudha Pasang Badan untuk Korban Alpindo: Jangan Biarkan Rakyat Berjuang Sendiri
  • Aksi AKBAR 2626 Hadiahi Wali Kota Sukabumi Piagam “Penguasa Sombong”, Tampar Keras Kekuasaan di Balai Kota

Recent Comments

  1. Sgma mengenai Peringati Harlah Pancasila, Gusdurian Sukabumi Upacara di Pinggir Sungai
  2. Jis-Hoe-Enk mengenai 6 Orang jadi Tersangka, Tambang Emas Ilegal di Lahan Perhutani Capai Omset Rp 500 Juta per Minggu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami

Ikuti Sosial Media Kami

Copyright ©katasukabumi.com 2023

Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram

Copyright ©katasukabumi.com 2023

Add New Playlist

  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami

ALAMAT/NARAHUBUNG

Jl Cemerlang Sukakarya Warudoyong Kota Sukabumi Jawa Barat

Email/Web

katasukabumi@gmail.com

redaksikatasukabumi@gmail.com

Telp/HP:  +62 857-2084-1344

IKUTI MEDSOS KAMI

Facebook Twitter Tiktok Youtube Instagram