Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram
Jumat,28 Agustus 2026 | 10:40 WIB
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Menu
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Search
Close
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Menu
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Home Headline

Mei 2025, Kota Sukabumi Alami Deflasi m-to-m Sebesar 0,16 Persen

admin by admin
Juni 21, 2025
in Headline
0 0
0
Ilustrasi kenaikan inflasi. Foto: Istimewa.

Ilustrasi kenaikan inflasi. Foto: Istimewa.

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

KATASUKABUMI.com – Kota Sukabumi mengalami alami deflasi month-to-month (m-to-m) sebesar 0,16 persen pada Mei 2025. Deflasi sendiri secara umum adalah, kondisi ekonomi dimana tingkat harga barang dan jasa secara umum mengalami penurunan. Penyebab terjadinya deflasi diantaranya, adanya penurunan produksi, penurunan permintaan, hingga kebijakan moneter yang ketat.

“Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sukabumi, pada Mei 2025, Kota Sukabumi alami deflasi sebesar 0,16 persen,” ujar Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, Erni Agus Riyani, belum lama ini.

Masih data dari BPS, kata Erni, beberapa komoditas yang dominan memberikan sumbangan deflasi m-to-m pada Mei 2025, diantaranya, bawang merah, tarif rumah sakit, beras, cabai rawit, cabai merah, tarif, kentang dan bensin.

“Data dari Diskumindag juga pada umumnya, komoditas tersebut alami penurunan harga. Separti kentang dari Rp18 ribu menjadi Rp17 ribu per kg, cabai rawit dari Rp40 ribu menjadi Rp30 ribu per kg, kentang dari Rp18 ribu menjadi Rp17 ribu per kg, dan bawang merah dari 45 ribu per kg menjadi Rp40 ribu per kg,” terang Erni.

Sedangkan untuk nilai inflasi, sambungnya, Kota Sukabumi terjadi inflasi year-on-year (y-on-y) sebesar 2,73 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 109,34. Inflasi y-on-y tertinggi terjadi di kelompok pengeluaran perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 9,4 persen dengan IHK sebesar 120,73.

“Data dari BPS menyebutkan, Inflasi y-on-y terjadi, karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran. Dintaranya, kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 3,6 persen,” ucapnya.

Pemkot Sukabumi bersama lintas sektoral akan terus melakukan pengendalian. Seperti halnya, melakukan stabilitas pasokan dan harga pangan, menjaga keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi yg efektif antar stakeholder terkait.

Terpenting, tambahnya, dalam pengendalian inflasi, pihaknya bersama dinas dan lembaga lainya akan terus melakukan analisa terhadap sumber atau potensi tekanan, serta melakukan inventarisasi data dan informasi perkembangan harga barang dan jasa secara umum.

“Termasuk, menganalisis stabilitas permasalahan perekonomian daerah, yang dapat mengganggu stabilitas harga dan keterjangkauan barang dan jasa,” pungkasnya. (Boy)

Tags: BappedaDeflasiinflasikota sukabumipemkot sukabumi
Previous Post

Cegah Penyakit Bawaan Udara, Dinkes Kota Sukabumi Gelar Sosialisasi SKUDR

Next Post

Begini Respon Agus Samsul Soal Isu Dugaan Titip-Menitip Calon Siswa dalam SPMB di Sukabumi

Next Post
Anggota Komisi III DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi PKB, Agus Samsul. Foto: Istimewa.

Begini Respon Agus Samsul Soal Isu Dugaan Titip-Menitip Calon Siswa dalam SPMB di Sukabumi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Ketua PKC PMII Jabar Soroti Ketimpangan Pembangunan dan Dorong Kemandirian Desa
  • Iyus Yusuf: Kemerdekaan Harus Terasa dalam Kehidupan Masyarakat
  • Kabar Baik HUT ke-81 RI, 4 Narapidana Lapas Sukabumi Langsung Bebas
  • Soal Pinjaman Daerah Rp240 Miliar, DPRD Kota Sukabumi Belum Beri Lampu Hijau
  • Iyus Yusuf: Raperda Investasi Harus Beri Kepastian bagi Investor dan Manfaat bagi Masyarakat

Recent Comments

  1. Sgma mengenai Peringati Harlah Pancasila, Gusdurian Sukabumi Upacara di Pinggir Sungai
  2. Jis-Hoe-Enk mengenai 6 Orang jadi Tersangka, Tambang Emas Ilegal di Lahan Perhutani Capai Omset Rp 500 Juta per Minggu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami

Ikuti Sosial Media Kami

Copyright ©katasukabumi.com 2023

Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram

Copyright ©katasukabumi.com 2023

Add New Playlist

  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami

ALAMAT/NARAHUBUNG

Jl Cemerlang Sukakarya Warudoyong Kota Sukabumi Jawa Barat

Email/Web

katasukabumi@gmail.com

redaksikatasukabumi@gmail.com

Telp/HP:  +62 857-2084-1344

IKUTI MEDSOS KAMI

Facebook Twitter Tiktok Youtube Instagram