Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram
Senin,13 Juli 2026 | 09:50 WIB
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Menu
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Search
Close
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Menu
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Home Headline

DPUTR Kota Sukabumi Gercep Tangani Jembatan di Kebon Danas yang Terancam Longsor

admin by admin
Juli 6, 2025
in Headline
0 0
0
Personel DPUTR Kota Sukabumi saat memberikan penanganan sementara pemasangan bronjong di jembatan yang terancam tergerus longsor di RT 5/3 Kebon Danas, Kecamatan Gunung Puyuh, pada Minggu (6/7). Foto: Istimewa.

Personel DPUTR Kota Sukabumi saat memberikan penanganan sementara pemasangan bronjong di jembatan yang terancam tergerus longsor di RT 5/3 Kebon Danas, Kecamatan Gunung Puyuh, pada Minggu (6/7). Foto: Istimewa.

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

KATASUKABUMI.com – Sebuah jembatan di wilayah RT 5/3, Kebon Danas, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gunung Puyuh, yang terancam longsor langsung direspons cepat Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi.

Melalui bidang Sumber Daya Air (SDA), DPUTR langsung melakukan penanganan darurat dengan memasang bronjong untuk memperkuat struktur tanah di sekitar area rawan longsor.

Kepala DPUTR Kota Sukabumi, Sony Hermanto, mengatakan bahwa petugas DPUTR tidak tinggal diam dan segera bergerak ke lokasi begitu mendapat laporan dari warga.

“Kami sudah melakukan penanganan sementara yang rencananya akan dipasang bronjong. Material juga sudah tersedia,” ujar Sony, kepada awak media, pada Minggu (6/7).

Langkah cepat ini, kata dia, diambil mengingat posisi jembatan yang cukup vital bagi aktivitas warga dan letaknya yang sangat dekat dengan titik rawan gerusan air, terutama saat musim hujan dengan curah tinggi.

“Adapun, pemasangan bronjong akan dilakukan saat cuaca dan kondisi air sungai memungkinkan untuk dibangun. Hal ini, untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan saat pengerjaan,” cetusnya.

Meskipun langkah ini bersifat sementara, lanjut dia, pemasangan bronjong merupakan salah satu upaya efektif untuk mencegah kerusakan lebih parah sambil menunggu proses perbaikan permanen.

“Keamanan dan kenyamanan warga adalah prioritas kami. Karena itu, meskipun belum masuk tahapan pembangunan permanen, langkah darurat tetap harus kami lakukan,” tegasnya.

Pihaknya mengimbau, warga sekitar agar tetap waspada terhadap potensi bencana longsor dan segera melapor jika ada tanda-tanda pergeseran tanah atau kerusakan baru di sekitar lokasi jembatan.

“Kami berkomitmen untuk sigap merespons permasalahan infrastruktur yang menyangkut keselamatan warga, khususnya di wilayah rawan bencana seperti Kebon Danas,” pungkasnya. (Boy)

Tags: Bencana AlamDPUTRdputr kota sukabumiJembatankota sukabumilongsor
Previous Post

Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Dinkes Kota Sukabumi Luncurkan Program SERIBU dan SIRAMAN

Next Post

Cegah Penyakit Menular, Dinkes Kota Sukabumi Gencarkan Sosialisasi SKUDR

Next Post
Kepala Dinkes Kota Sukabumi, Reni Rosyida Muthmainnah. Foto: Istimewa.

Cegah Penyakit Menular, Dinkes Kota Sukabumi Gencarkan Sosialisasi SKUDR

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Kunjungan Perdana, Kakanwil Ditjenpas Jabar Laksanakan Monev di Lapas Sukabumi
  • Baca dengan Tartil, Hidup Mulia Bersama Al-Qur’an, Iyus Yusuf Apresiasi Wisuda Tahsin se-Kota Sukabumi
  • Ivan Alghifari Kritik DPRD Kota Sukabumi: Jangan Takut PAW Jika Benar-Benar Bekerja untuk Rakyat
  • Vega Sukmayudha Pasang Badan untuk Korban Alpindo: Jangan Biarkan Rakyat Berjuang Sendiri
  • Aksi AKBAR 2626 Hadiahi Wali Kota Sukabumi Piagam “Penguasa Sombong”, Tampar Keras Kekuasaan di Balai Kota

Recent Comments

  1. Sgma mengenai Peringati Harlah Pancasila, Gusdurian Sukabumi Upacara di Pinggir Sungai
  2. Jis-Hoe-Enk mengenai 6 Orang jadi Tersangka, Tambang Emas Ilegal di Lahan Perhutani Capai Omset Rp 500 Juta per Minggu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami

Ikuti Sosial Media Kami

Copyright ©katasukabumi.com 2023

Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram

Copyright ©katasukabumi.com 2023

Add New Playlist

  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami

ALAMAT/NARAHUBUNG

Jl Cemerlang Sukakarya Warudoyong Kota Sukabumi Jawa Barat

Email/Web

katasukabumi@gmail.com

redaksikatasukabumi@gmail.com

Telp/HP:  +62 857-2084-1344

IKUTI MEDSOS KAMI

Facebook Twitter Tiktok Youtube Instagram