Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram
Rabu,27 Mei 2026 | 01:26 WIB
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Menu
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Search
Close
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Menu
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Home Headline

Nyawa Melayang Usai Dianiaya, Polisi Buru Pelaku Pengeroyokan di Sukaraja Sukabumi

admin by admin
Mei 3, 2026
in Headline, News
0 0
0
Pria berinisial RZ (30) meninggal dunia setelah menjadi korban dugaan penganiayaan secara bersama-sama di depan pool bus MGI, wilayah Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (2/5). Foto: Istimewa

Pria berinisial RZ (30) meninggal dunia setelah menjadi korban dugaan penganiayaan secara bersama-sama di depan pool bus MGI, wilayah Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (2/5). Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

KATASUKABUMI.com – Seorang pria berinisial RZ (30) meninggal dunia setelah menjadi korban dugaan penganiayaan secara bersama-sama oleh lebih dari dua orang pelaku. Peristiwa tersebut terjadi di depan pool bus MGI, wilayah Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (2/5), sekitar pukul 17.30 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Sukaraja Polres Sukabumi Kota, AKP Hendra Gunawan, menyatakan bahwa kasus dugaan penganiayaan ini masih dalam tahap pendalaman.

“Kami baru menerima laporan, dan saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif serta kronologi pasti kejadian,” ujar AKP Hendra, kepada awak media, di Mapolsek Sukaraja.

Ia menjelaskan, saat itu korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Hermina yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP). Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.

Rencananya, autopsi terhadap jenazah korban akan dilakukan pada Minggu guna memastikan penyebab kematian secara medis.

“Ya sempat dibawa ke RS Hermina yang jaraknya dekat tapi tidak tertolong, dan sekarang kita lagi menunggu karena besok akan dilaksanakan autopsi,” katanya.

Pihaknya kini berkoordinasi dengan jajaran Polres Sukabumi Kota, termasuk Kasatreskrim, dan akan menurunkan tim Jatanras untuk mempercepat pengungkapan kasus. Sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian juga tengah diperiksa untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut.

“Kita sedang melakukan koordinasi dengan Polres, dengan Kasatreskrim, dan akan menerjunkan tim Jatanras dari Polres bersama kita untuk mendalami apa motif dan kejadian yang sebenarnya yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan beberapa luka pada tubuh korban, di antaranya luka tusukan di bagian punggung serta luka akibat benturan benda tumpul di wajah.

Aparat juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk pisau karter, sepeda motor yang digunakan korban untuk aktivitas sehari-hari.

“Sementara untuk barang bukti yang sudah berhasil kami amankan, yaitu karter, kemudian motor korban, dan kita juga lagi mencari barang bukti lainnya yang mungkin ada di sekitar TKP,” ungkapnya.

Terkait identitas para pelaku, polisi belum dapat memastikan apakah mereka merupakan calo, pengamen, atau pihak lain.

“Kami masih mendalami dan memeriksa saksi-saksi. Mudah-mudahan segera mengarah kepada para pelaku,” jelas petugas.

Selain itu, polisi juga menelusuri kemungkinan keterkaitan antara kejadian ini dengan insiden keributan yang terjadi di lokasi yang sama pada malam sebelumnya.

“Memang ada laporan keributan sebelumnya, namun kami masih mendalami apakah ada hubungan atau ini merupakan kejadian yang terpisah,” pungkasnya. (Na)

Tags: Kasus PenganiayaanPolisiPolisi Buru Pelaku PengeroyokanPolsek Sukarajasukabumi
Previous Post

Sarbumusi Sukabumi Gaungkan Buruh Sejahtera dan Bermartabat di May Day 2026

Next Post

Hasil Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Korban, Luka Tusuk di Punggung Tembus Paru

Next Post
Ketua tim dokter forensik RSUD R Syamsudin SH, dr Nurul Aida Fathya, saat diwawancarai awak media terkait penyebab kematian korban penganiayaan usai dilakukan autopsi, Minggu (3/5). (Nuria Ariawan)

Hasil Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Korban, Luka Tusuk di Punggung Tembus Paru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Pergunu Dorong Perda Ponpes, Kota Sukabumi Jangan Hanya Bangga Jadi Kota Santri
  • FK RT-RW Kota Sukabumi : Semakin Diredam Akan Semakin Melawan
  • Kota Santri Tapi Belum Punya Perda Pesantren, Pemkot Sukabumi Mulai Buka Suara
  • Polres Sukabumi Kota Distribusikan Hewan Qurban untuk Puluhan Penerima Manfaat
  • KH. Misbahul Alam : Pesantren Jangan Hanya Dipakai Simbol Kota Santri

Recent Comments

  1. Sgma mengenai Peringati Harlah Pancasila, Gusdurian Sukabumi Upacara di Pinggir Sungai
  2. Jis-Hoe-Enk mengenai 6 Orang jadi Tersangka, Tambang Emas Ilegal di Lahan Perhutani Capai Omset Rp 500 Juta per Minggu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami

Ikuti Sosial Media Kami

Copyright ©katasukabumi.com 2023

Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram

Copyright ©katasukabumi.com 2023

Add New Playlist

  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami

ALAMAT/NARAHUBUNG

Jl Cemerlang Sukakarya Warudoyong Kota Sukabumi Jawa Barat

Email/Web

katasukabumi@gmail.com

redaksikatasukabumi@gmail.com

Telp/HP:  +62 857-2084-1344

IKUTI MEDSOS KAMI

Facebook Twitter Tiktok Youtube Instagram