KATASUKABUMI.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menggelar Pasar Murah di 30 titik yang tersebar di sejumlah wilayah Kota Sukabumi. Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas harga pangan sekaligus menekan laju inflasi.
Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki meninjau langsung pelaksanaan Pasar Murah di halaman Kantor Kecamatan Lembursitu, pada Selasa (1/9).
Ia mengatakan, pelaksanaan Pasar Murah tersebut memanfaatkan dana insentif stabilitas inflasi atau insentif fiskal sebesar Rp2 miliar yang diterima Pemkot Sukabumi atas keberhasilan dalam pengendalian inflasi daerah.
“Pasar Murah ini memanfaatkan dana insentif stabilitas inflasi senilai Rp2 miliar yang kita dapatkan. Dana ini kita alokasikan untuk menggelar kegiatan di 30 titik di Kota Sukabumi,” kata Ayep saat meninjau kegiatan.
Sejumlah kebutuhan pokok dalam Pasar Murah tersebut ditawarkan dengan harga sekitar 10 persen lebih rendah dibandingkan harga pasar. Kondisi itu mendapat respons positif dari masyarakat.
Antusiasme warga terlihat dari tingginya permintaan terhadap berbagai kebutuhan pangan yang tersedia. Masyarakat memanfaatkan program tersebut untuk memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Ayep menyebut tingginya animo masyarakat menjadi salah satu pertimbangan Pemkot Sukabumi untuk mempertahankan program Pasar Murah secara berkelanjutan.
“Walaupun selisih harganya sekitar 10 persen, animo masyarakat sangat luar biasa. Mengingat permintaan warga yang terus berlanjut, insya Allah program Pasar Murah ini akan terus kita jalankan,” ujarnya.
Pemkot Sukabumi berharap program tersebut dapat membantu meringankan beban pengeluaran masyarakat, menjaga daya beli, serta memastikan ketersediaan bahan pangan pokok dengan harga yang relatif terjangkau.
Selain itu, pelaksanaan Pasar Murah di berbagai wilayah diharapkan turut mendukung upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di Kota Sukabumi. (Baim)

