KATASUKABUMI.com– Suasana religius memenuhi Gedung Juang Kota Sukabumi saat digelarnya Sosialisasi Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital bertema Mewujudkan Keluarga Indonesia Sejahtera dan Harmonis (Kisah Paaredi) yang dirangkaikan dengan Wisuda Tahsin se-Kota Sukabumi, Selasa (7/7/2026).
Program Tahsin yang diinisiasi Ibu Wakil Wali Kota Sukabumi, Kia Florita, mengangkat tema “Membaca dengan Tartil, Hidup Mulia Bersama Al-Qur’an.” Kegiatan tersebut menjadi upaya memperkuat budaya membaca Al-Qur’an sekaligus membangun ketahanan keluarga melalui pendidikan agama.
Anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Iyus Yusuf, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan program tahsin yang dinilai mampu membentuk karakter masyarakat, khususnya generasi muda.
“Belajar membaca Al-Qur’an dengan tartil merupakan ikhtiar yang sangat mulia. Namun yang lebih penting adalah bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an hadir dalam kehidupan sehari-hari, menjadi pedoman dalam bersikap, mendidik anak, dan membangun keluarga yang harmonis,” ujar Iyus kepada katasukabumi.com
Menurutnya, di tengah perkembangan teknologi digital yang begitu pesat, pendidikan agama memiliki peran penting sebagai benteng moral bagi anak dan remaja. Karena itu, ia berharap kegiatan serupa terus diperluas agar semakin banyak masyarakat yang terdorong mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an.
Pada kesempatan tersebut juga diumumkan tiga kecamatan terbaik penyelenggara Program Tahsin tingkat Kota Sukabumi, yaitu Kecamatan Cibeureum sebagai juara pertama, Kecamatan Citamiang di posisi kedua, dan Kecamatan Warudoyong sebagai juara ketiga.
Iyus berharap semangat “Membaca dengan Tartil, Hidup Mulia Bersama Al-Qur’an” tidak berhenti sebagai tema kegiatan, melainkan menjadi gerakan bersama dalam membentuk masyarakat Kota Sukabumi yang religius, berakhlak mulia, serta memiliki ketahanan keluarga yang kuat.(R)
