KATASUKABUMI.com – Akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu di Kabupaten Sukabumi semakin terbuka dengan hadirnya SMK Bina Bakti Pertiwi di kawasan Pondok Dewata, Palabuhanratu.
Sekolah kejuruan angkatan pertama tersebut menawarkan pendidikan gratis selama tiga tahun bagi lulusan SMP yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang SMK.
Program tersebut ditujukan untuk membantu siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan sekaligus memiliki bekal keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja.
Pembina sekaligus pemilik Yayasan SMK Bina Bakti Pertiwi, Indra Saputra, mengatakan sekolah yang didirikannya tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter peserta didik.
“Kami memberikan pendidikan gratis selama tiga tahun bagi siswa-siswi Kabupaten Sukabumi. Fokus kami bukan hanya pada kemampuan akademik dan keterampilan, tetapi juga membentuk karakter, etika, serta tata krama yang baik agar mereka menjadi generasi yang berkualitas,” kata Indra, kepada awak media.
Menurutnya, pendidikan memiliki peran penting dalam membangun peradaban bangsa. Karena itu, sekolah harus mampu melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan memiliki daya saing.
“Pendidikan adalah ibu kandung dari kebudayaan. Dari pendidikan akan lahir generasi penerus bangsa yang mampu membawa perubahan dan kemajuan. Kami ingin berkontribusi mencerdaskan anak bangsa serta mencetak generasi unggul yang mampu bersaing,” ujarnya.
Indra menegaskan, SMK Bina Bakti Pertiwi didirikan dengan semangat memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh anak untuk memperoleh pendidikan yang layak tanpa terkendala biaya.
“Memang sekolah ini kami peruntukkan bagi anak-anak kurang mampu yang memiliki kemauan kuat untuk belajar dan bersekolah. Kami ingin mereka tetap memiliki harapan dan kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ucapnya.
Sebagai upaya menyiapkan lulusan yang siap memasuki dunia kerja, SMK Bina Bakti Pertiwi membuka dua program keahlian, yakni Jurusan Kuliner dan Jurusan Perhotelan. Kedua jurusan tersebut dipilih karena dinilai memiliki prospek kerja yang besar, terutama seiring berkembangnya sektor pariwisata dan industri jasa di Kabupaten Sukabumi.
Melalui program pendidikan gratis dan pembelajaran berbasis keterampilan, SMK Bina Bakti Pertiwi berharap dapat mencetak lulusan yang kompeten, berkarakter, serta siap bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Kehadiran sekolah tersebut juga diharapkan dapat menjadi salah satu kontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pemerataan akses pendidikan di Kabupaten Sukabumi. (***)

