KATASUKABUMI.com – Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, akhirnya menemui mahasiswa dan menanggapi beberapa tuntutan yang dilayangkan mahasiswa terkait evaluasi 100 hari kerja Wali Kota-Wakil Wali Kota Sukabumi.
Bobby menjelaskan, aksi unjuk rasa yang dilakukan ini merupakan sebuah proses demokrasi. Seperti halnya, mahasiswa yang tergabung dalam PC PMII Kota Sukabumi yang menyampaikan tuntutan-tuntutannya, termasuk mengevaluasi 100 hari kerja Wali Kota dengan Wakil Wali Kota Sukabumi.
Baca juga: Berikut Isi Tuntutan Mahasiswa Terkait Evaluasi 111 Hari Kerja Wali Kota-Wakil Wali Kota Sukabumi
“Disini saya mendengarkan apa yang menjadi keluh kesah mereka, dan saya pikir ini merupakan suatu hal yang baik ya, artinya mereka menyampaikan karena mereka juga ingin mengutarakan, dan itu sangat wajar sekali,” ujar Bobby, usai menemui massa aksi, di depan Balai Kota, pada Rabu (11/6).
Menurutnya, 100 hari kerja ini mungkin salah satu budaya yang menjadi indikator bagaimana kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi dalam 100 hari. Kendati demikian, 100 hari itu bukan segala-galanya, yang artinya bagaimana Wali Kota-Wakil Wali Kota Sukabumi berupaya untuk melaksanakan janji-janji politik pada saat kampanye.
“Sebetulnya sudah cukup banyak janji-janji politik yang sudah kami realisasikan ya, mulai dari program insentif, program beasiswa, kemudian juga program bantuan dan lain sebagainya, termasuk vokasi dan lain sebagainya,” terangnya.
Semua itu, lanjut Bobby, memang perlu proses, dan memang masyarakat itu ingin langsung cepat dan lain sebagainya, namun hal itu sangat wajar karena dari sudut pandang masing-masing. Kendati demikian, pihaknya juga tidak hanya diam saja.
Selain itu, pihaknya juga memiliki skala prioritas. Pasalnya, pada saat retret di Magelang pada beberapa waktu lalu, Kota Sukabumi ini menempati posisi lemah dalam pengendalian sosial, artinya Pemkot Sukabumi masih menggunakan transfer pusat dan juga daerah.
“Maka dari itu, ketika kita selesai dilantik, kita berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan Alhamdulillah per 31 Mei 2025, PAD kita mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Mungkin dalam waktu dekat kami akan merilis ini ke publik ya,” pungkasnya. (Boy)

