Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram
Rabu,27 Mei 2026 | 14:49 WIB
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Menu
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Search
Close
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Menu
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Home Headline

Jelang IGA 2025, Bappeda Kota Sukabumi Gelar Bimtek Penginputan Inovasi

admin by admin
Juli 7, 2025
in Headline
0 0
0
Kabid Penelitian dan Pengembangan Bappeda Kota Sukabumi, Ismail Aini. Foto: Istimewa.

Kabid Penelitian dan Pengembangan Bappeda Kota Sukabumi, Ismail Aini. Foto: Istimewa.

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

KATASUKABUMI.com – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi saat ini tengah melakukan pematangan inovasi yang dilahirkan oleh setiap perangkat daerah. Apalagi, belum lama ini Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), mulai mengajak seluruh provinsi, kota dan kabupaten seluruh indonesia untuk segera melaporkan inovasinya dalam ajang Innovative Government Award (IGA) tahun 2025.

“Beberapa waktu lalu, kami terima radiogram dari Kemendagri, bahwa IGA 2025 sudah mulai. Jadi, semua provinsi, kota dan kabupaten seluruh Indonesia segera melaporkan inovasinya selam dua tahun terakhir yang masih berjalan,” ujar Kabid Penelitian dan Pengembangan Bappeda Kota Sukabumi, Ismail Aini, pada Senin (7/7).

Maka dari itu, pihaknya juga belum lama ini sudah melakukan bimtek penginputan IGA 2025 di tingkat perangkat daerah, sekolah, puskesmas, serta kecamatan dan kelurahan. Dengan tujuan, untuk memenuhi indikator-indikator yang diperlukan untuk kematangan sebuah inovasi. Apalgi, kata Ismail, tahun ini ada tambahan indikator-indikator IGA dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Diantaranya, keberpihakan pemberian Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI) inovasinya, hingga sampai dengan jumlah penerima manfaat dari inovasinya itu sendiri.

“Termasuk dengan pembuatan SK yang benar di IGA 2025 ini,”jelasnya.

Selain itu, tambah Ismail, di IGA 2025 ini ada perhitungan yang berbeda dengan IGA 2024. Dimana, sekarang harus ada urusan wajib pelayanan dasar dengan tiga urusan. Diantaranya, pendidikan, sosial, tata ruang dan kesehatan. Sementara Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi banyaknya inovasi terkait dengan kesehatan.

“Dari 305 inovasi, hampir 170 lebih inovasi ke bidang kesehatan. Jadi, tahun ini harus ada unsur seperti, pendidikanya, tata ruang pemukimanya, dan sosial. Nah untuk kesehatan kita sudah ada, tinggal yang lainya. Karena kalau tidak ada unsur tersebut tentu saja tidak akan diterima,” terangnya.

Ia menjelaskan, batas penginputan inovasi lambatnya sekitar 20 juli 2025 mendatang. Setelah itu akan dilakukan evaluasi apa saja yang harus diperbaiki. Misalkan, masih ada indeks tingkat kematangannya masih dibawah dan itu perlu diperbaiki. Jika semua inovasi sudah benar-benar maksimal baru proses kirim ke Kemendagri.

“Kita akan lakukan review ke setiap inovasi yang ada, untuk melihat apakah inovasi itu sudah matang atau sudah layak dikirim ke kemendagri nantinya,” ucapnya.

Meskipun Kota Sukabumi dinobatkan sebagai kota sangat inovatif pada tahun 2024, dengan diterimanya penghargaan pada ajang IGA 2024. Namun, tetap harus lebih baik lagi di tahun ini.

“Tahun kemarin Pemkot Sukabumi mendapatkan penghargaan sebagai kota sangat inovatif dalam ajang IGA 2024, yang digelar BSKDN Kemendagri. Tapi, di IGA 2025 juga harus lebih baik dari tahun sebelumnya,” pungkasnya. (Boy)

Tags: BappedaBappeda Kota SukabumiBimtek Penginputan InovasiJelang IGA 2025kota sukabumi
Previous Post

Cegah Penyakit Menular, Dinkes Kota Sukabumi Gencarkan Sosialisasi SKUDR

Next Post

Wali Kota Sukabumi Lantik 21 Pejabat, Tegaskan Ritme Kerja Cepat dan Pemerintahan yang Sehat

Next Post
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, pimpin pelantikan dan pengambilan sumpah/janji terhadap 21 PNS dalam jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) dan Pejabat Fungsional, pada Selasa (8/7) malam. Foto: Humas Pemkot Sukabumi.

Wali Kota Sukabumi Lantik 21 Pejabat, Tegaskan Ritme Kerja Cepat dan Pemerintahan yang Sehat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Pergunu Dorong Perda Ponpes, Kota Sukabumi Jangan Hanya Bangga Jadi Kota Santri
  • FK RT-RW Kota Sukabumi : Semakin Diredam Akan Semakin Melawan
  • Kota Santri Tapi Belum Punya Perda Pesantren, Pemkot Sukabumi Mulai Buka Suara
  • Polres Sukabumi Kota Distribusikan Hewan Qurban untuk Puluhan Penerima Manfaat
  • KH. Misbahul Alam : Pesantren Jangan Hanya Dipakai Simbol Kota Santri

Recent Comments

  1. Sgma mengenai Peringati Harlah Pancasila, Gusdurian Sukabumi Upacara di Pinggir Sungai
  2. Jis-Hoe-Enk mengenai 6 Orang jadi Tersangka, Tambang Emas Ilegal di Lahan Perhutani Capai Omset Rp 500 Juta per Minggu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami

Ikuti Sosial Media Kami

Copyright ©katasukabumi.com 2023

Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram

Copyright ©katasukabumi.com 2023

Add New Playlist

  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami

ALAMAT/NARAHUBUNG

Jl Cemerlang Sukakarya Warudoyong Kota Sukabumi Jawa Barat

Email/Web

katasukabumi@gmail.com

redaksikatasukabumi@gmail.com

Telp/HP:  +62 857-2084-1344

IKUTI MEDSOS KAMI

Facebook Twitter Tiktok Youtube Instagram