KATASUKABUMI.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi mengklaim volume sampah di kawasan Lapang Merdeka kini sudah menurun usai proyek pemasangan pagar sepanjang 117 meter rampung pada beberapa waktu lalu.
Kepala Bidang Tata Bangunan, Jasa Konstruksi, dan Pertamanan DPUTR Kota Sukabumi, Fajar Rahmansyah, mengatakan bahwa sampah yang dihasilkan dalam sepekan di kawasan Lapang Merdeka sebelum dipasangi pagar itu mencapai sekitar 16 ton. Namun setelah dipasangi pagar, sampah yang dihasilkan dalam sepekan kini mencapai sekitar 9 ton.
“Jadi dulu sebelum di pagar itu kurang lebih sampah yang dihasilkan sampai 16 ton lah. Jadi dari Senin sampai Minggu itu 16 ton. Nah sekarang setelah di pagar itu berkurang setengahnya, sekitar 9 atau 8 ton,” kata Fajar, pada Senin (2/3).
Fajar menjelaskan, volume sampah yang kini otomatis berkurang itu berasal dari para pedagang yang sebelumnya berjualan di kawasan Lapang Merdeka. Selain itu, pihaknya juga telah menyediakan 36 tempat sampah di kawasan Lapang Merdeka. Namun setelah dipasangi pagar, 36 tempat sampah itu kini mulai berkurang.
“Ya, untuk sampai saat ini karena pagar sudah terpasang dan sebagian pedagang sudah mulai menghilang, ya untuk volume sampah otomatis berkurang karena volume sampah itu berasal dari pedagang itu sendiri yang berjualan,” ujarnya.
Fajar menegaskan, fungsi Lapang Merdeka itu bukan sarana rekreasi, melainkan tempat untuk berolahraga dan juga tempat upacara. Bahkan Lapang Merdeka sendiri itu merupakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR), sehingga apabila ada asap rokok dan ada juga yang berolahraga, maka hal tersebut tentunya tidak baik untuk kesehatan.
“Sebenarnya sih balik lagi ke fungsinya ya, Lapang Merdeka itu kan tempat berolahraga dan upacara, makanya kan orang kesana itu memang benar-benar untuk olahraga, terus kalau banyak pedagang otomatis banyak yang merokok, sedangkan Lapang Merdeka sendiri kan KTR, jadi ketika ada asap rokok dan ada yang olahraga tidak sehat juga,” bebernya.
Lebih lanjut, kata Fajar, adapun upaya lain pihaknya guna mengurangi volume sampah di kawasan Lapang Merdeka yaitu dengan cara memberikan sosialisasi kepada para pengunjung agar membuang sampah pada tempatnya.
“Himbauan saya kepada masyarakat Sukabumi sederhana, ayok kita jaga bersama-sama, ini fasilitas kita untuk kita, bukan untuk siapa-siapa, kalau fasilitas kita dijaga ya InsyaAllah nama Sukabumi juga bagus gitu,” pungkasnya.

