Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram
Rabu,27 Mei 2026 | 04:26 WIB
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Menu
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Search
Close
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Menu
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Home Headline

DPUTR Kota Sukabumi Klaim Volume Sampah di Lapang Merdeka Menurun Usai Dipagar

admin by admin
Maret 2, 2026
in Headline
0 0
0
DPUTR Kota Sukabumi Klaim Volume Sampah di Lapang Merdeka Menurun Usai Dipagar
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

KATASUKABUMI.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi mengklaim volume sampah di kawasan Lapang Merdeka kini sudah menurun usai proyek pemasangan pagar sepanjang 117 meter rampung pada beberapa waktu lalu.

Kepala Bidang Tata Bangunan, Jasa Konstruksi, dan Pertamanan DPUTR Kota Sukabumi, Fajar Rahmansyah, mengatakan bahwa sampah yang dihasilkan dalam sepekan di kawasan Lapang Merdeka sebelum dipasangi pagar itu mencapai sekitar 16 ton. Namun setelah dipasangi pagar, sampah yang dihasilkan dalam sepekan kini mencapai sekitar 9 ton.

“Jadi dulu sebelum di pagar itu kurang lebih sampah yang dihasilkan sampai 16 ton lah. Jadi dari Senin sampai Minggu itu 16 ton. Nah sekarang setelah di pagar itu berkurang setengahnya, sekitar 9 atau 8 ton,” kata Fajar, pada Senin (2/3).

Fajar menjelaskan, volume sampah yang kini otomatis berkurang itu berasal dari para pedagang yang sebelumnya berjualan di kawasan Lapang Merdeka. Selain itu, pihaknya juga telah menyediakan 36 tempat sampah di kawasan Lapang Merdeka. Namun setelah dipasangi pagar, 36 tempat sampah itu kini mulai berkurang.

“Ya, untuk sampai saat ini karena pagar sudah terpasang dan sebagian pedagang sudah mulai menghilang, ya untuk volume sampah otomatis berkurang karena volume sampah itu berasal dari pedagang itu sendiri yang berjualan,” ujarnya.

Fajar menegaskan, fungsi Lapang Merdeka itu bukan sarana rekreasi, melainkan tempat untuk berolahraga dan juga tempat upacara. Bahkan Lapang Merdeka sendiri itu merupakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR), sehingga apabila ada asap rokok dan ada juga yang berolahraga, maka hal tersebut tentunya tidak baik untuk kesehatan.

“Sebenarnya sih balik lagi ke fungsinya ya, Lapang Merdeka itu kan tempat berolahraga dan upacara, makanya kan orang kesana itu memang benar-benar untuk olahraga, terus kalau banyak pedagang otomatis banyak yang merokok, sedangkan Lapang Merdeka sendiri kan KTR, jadi ketika ada asap rokok dan ada yang olahraga tidak sehat juga,” bebernya.

Lebih lanjut, kata Fajar, adapun upaya lain pihaknya guna mengurangi volume sampah di kawasan Lapang Merdeka yaitu dengan cara memberikan sosialisasi kepada para pengunjung agar membuang sampah pada tempatnya.

“Himbauan saya kepada masyarakat Sukabumi sederhana, ayok kita jaga bersama-sama, ini fasilitas kita untuk kita, bukan untuk siapa-siapa, kalau fasilitas kita dijaga ya InsyaAllah nama Sukabumi juga bagus gitu,” pungkasnya.

Tags: DPUTRkota sukabumiLapang MerdekaPagar Lapang Merdekasampah
Previous Post

Sepanjang 2025, Bidang PSDA Bappeda Kota Sukabumi Torehkan Capaian Strategis

Next Post

Persiapan Pemeriksaan BPK, RS Bunut Bersama Dinkes dan BPKPD Kota Sukabumi Gelar Rapat Rekonsiliasi Aset

Next Post
Persiapan Pemeriksaan BPK, RS Bunut Bersama Dinkes dan BPKPD Kota Sukabumi Gelar Rapat Rekonsiliasi Aset

Persiapan Pemeriksaan BPK, RS Bunut Bersama Dinkes dan BPKPD Kota Sukabumi Gelar Rapat Rekonsiliasi Aset

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Pergunu Dorong Perda Ponpes, Kota Sukabumi Jangan Hanya Bangga Jadi Kota Santri
  • FK RT-RW Kota Sukabumi : Semakin Diredam Akan Semakin Melawan
  • Kota Santri Tapi Belum Punya Perda Pesantren, Pemkot Sukabumi Mulai Buka Suara
  • Polres Sukabumi Kota Distribusikan Hewan Qurban untuk Puluhan Penerima Manfaat
  • KH. Misbahul Alam : Pesantren Jangan Hanya Dipakai Simbol Kota Santri

Recent Comments

  1. Sgma mengenai Peringati Harlah Pancasila, Gusdurian Sukabumi Upacara di Pinggir Sungai
  2. Jis-Hoe-Enk mengenai 6 Orang jadi Tersangka, Tambang Emas Ilegal di Lahan Perhutani Capai Omset Rp 500 Juta per Minggu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami

Ikuti Sosial Media Kami

Copyright ©katasukabumi.com 2023

Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram

Copyright ©katasukabumi.com 2023

Add New Playlist

  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami

ALAMAT/NARAHUBUNG

Jl Cemerlang Sukakarya Warudoyong Kota Sukabumi Jawa Barat

Email/Web

katasukabumi@gmail.com

redaksikatasukabumi@gmail.com

Telp/HP:  +62 857-2084-1344

IKUTI MEDSOS KAMI

Facebook Twitter Tiktok Youtube Instagram