Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram
Rabu,27 Mei 2026 | 08:04 WIB
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Menu
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Search
Close
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Menu
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Home Headline

May Day 2026 di Kota Sukabumi, Disnaker Akui Kesejahteraan Buruh Masih Jadi Isu Utama

admin by admin
Mei 2, 2026
in Headline
0 0
0
May Day 2026 di Kota Sukabumi, Disnaker Akui Kesejahteraan Buruh Masih Jadi Isu Utama
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

KATASUKABUMI.com – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Sukabumi mengakui kesejahteraan buruh masih menjadi persoalan paling mendesak dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026.

Peringatan May Day tahun ini digelar di Taman Selabintana, Sabtu (2/5), dengan diikuti sekitar 250 peserta dari perwakilan buruh, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), serta tamu undangan lainnya.

Kepala Disnaker Kota Sukabumi, Punjul saepul Hayat, menyebut kegiatan tersebut tetap terlaksana meski dengan keterbatasan anggaran daerah.

“Alhamdulillah, walaupun dengan keterbatasan APBD, kegiatan ini bisa terlaksana berkat kebersamaan semua pihak,” kata Punjul saat ditemui katasukabumi.com.

Ia menegaskan, isu utama yang masih menjadi perhatian adalah kesejahteraan buruh, terutama dalam menjaga keseimbangan antara upah dan kondisi ekonomi.

“Yang paling mendesak tentu kesejahteraan. Kita berupaya menyeimbangkan antara gaji yang diterima dengan pertumbuhan ekonomi, agar hak buruh tidak terabaikan,” ungkapnya.

Menurut Punjul, tren kenaikan upah di Kota Sukabumi dalam beberapa tahun terakhir terus mengalami peningkatan, meski tetap disesuaikan dengan inflasi dan kebutuhan hidup layak.

“Alhamdulillah dari 2024 hingga 2026 trennya naik, dengan penyesuaian inflasi dan kebutuhan hidup layak,” jelasnya.

Punjul juga mengapresiasi kolaborasi antara serikat buruh dan pengusaha yang dinilai mampu menjaga kondisi ketenagakerjaan tetap kondusif.

“Serikat buruh dan Apindo terus berkolaborasi, saling memahami posisi masing-masing, sehingga kondisi ketenagakerjaan tetap dinamis dan kondusif,” ungkapnya.

Ia menilai, kondisi tersebut berdampak positif terhadap iklim investasi di Kota Sukabumi.

“Kalau kondusif, tentu ini memberi kontribusi positif bagi investasi dan membuka lebih banyak lapangan kerja,” tambahnya.

Selain itu, ia juga menambahkan, bahwa Pemkot Kota Sukabumi juga membuka peluang kerja tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga ke luar negeri, dengan catatan harus melalui prosedur resmi.

“Bekerja ke luar negeri itu pilihan, tapi harus sesuai prosedur agar terlindungi dan hak-haknya terpenuhi,” tegasnya.

Terkait keseimbangan antara kepentingan investor dan hak buruh, Disnaker menekankan pentingnya komunikasi antara kedua pihak.

“Kuncinya komunikasi, agar pekerja dan pengusaha bisa saling memahami kondisi masing-masing dan melihat kepentingan jangka panjang,” pungkas Punjul.

Tags: BuruhDisnakerHari Buruh Internasionalkota sukabumiMay Day
Previous Post

DPRD Kota Sukabumi Masih Tunggu Usulan Pemda Soal Revisi Perda RTRW

Next Post

Sarbumusi Sukabumi Gaungkan Buruh Sejahtera dan Bermartabat di May Day 2026

Next Post
Sarbumusi Sukabumi Gaungkan Buruh Sejahtera dan Bermartabat di May Day 2026

Sarbumusi Sukabumi Gaungkan Buruh Sejahtera dan Bermartabat di May Day 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Pergunu Dorong Perda Ponpes, Kota Sukabumi Jangan Hanya Bangga Jadi Kota Santri
  • FK RT-RW Kota Sukabumi : Semakin Diredam Akan Semakin Melawan
  • Kota Santri Tapi Belum Punya Perda Pesantren, Pemkot Sukabumi Mulai Buka Suara
  • Polres Sukabumi Kota Distribusikan Hewan Qurban untuk Puluhan Penerima Manfaat
  • KH. Misbahul Alam : Pesantren Jangan Hanya Dipakai Simbol Kota Santri

Recent Comments

  1. Sgma mengenai Peringati Harlah Pancasila, Gusdurian Sukabumi Upacara di Pinggir Sungai
  2. Jis-Hoe-Enk mengenai 6 Orang jadi Tersangka, Tambang Emas Ilegal di Lahan Perhutani Capai Omset Rp 500 Juta per Minggu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami

Ikuti Sosial Media Kami

Copyright ©katasukabumi.com 2023

Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram

Copyright ©katasukabumi.com 2023

Add New Playlist

  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami

ALAMAT/NARAHUBUNG

Jl Cemerlang Sukakarya Warudoyong Kota Sukabumi Jawa Barat

Email/Web

katasukabumi@gmail.com

redaksikatasukabumi@gmail.com

Telp/HP:  +62 857-2084-1344

IKUTI MEDSOS KAMI

Facebook Twitter Tiktok Youtube Instagram