Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram
Kamis,27 Agustus 2026 | 14:52 WIB
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Menu
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Search
Close
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Menu
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Home Headline

Reses Agus Samsul Jadi Ruang Aspirasi Warga, Dorong Perlindungan Guru Hingga Kelanjutan P2RW

Redaksi by Redaksi
Mei 24, 2026
in Headline, Sosial
0 0
0
Reses Agus Samsul Jadi Ruang Aspirasi Warga, Dorong Perlindungan Guru Hingga Kelanjutan P2RW
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

FT : Anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi PKB, Agus Samsul (Memegang Mic) saat agenda reses masa persidangan ke-III tahun sidang 2025–2026 (24/5).

KATASUKABUMI.com– Di tengah banyaknya keluhan masyarakat soal bantuan sosial, program kewilayahan hingga kebutuhan lingkungan, Anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi PKB, Agus Samsul, memilih turun langsung menemui warga dalam agenda reses masa persidangan ke-III tahun sidang 2025–2026 di Kampung Situawi Pasir RW 11, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Minggu (24/5).

Reses yang dihadiri warga dari Situawi Pasir, Situawi Lebak, Perum Tanjungsari hingga Ciseupan itu berlangsung hangat. Satu per satu warga menyampaikan persoalan yang mereka hadapi, mulai dari bantuan sosial, BPJS Kesehatan hingga harapan agar Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW) kembali dilanjutkan.

Di hadapan masyarakat, Agus Samsul menegaskan bahwa tugas wakil rakyat bukan sekadar hadir saat pemilu, tetapi memastikan aspirasi masyarakat benar-benar diperjuangkan dalam pembahasan anggaran dan kebijakan daerah.

“Hasil reses tanpa ada aspirasi yang disampaikan berarti gagal. Kalau tiap reses tidak ada aspirasi, ya percuma ada reses,” tegasnya kepada katasukabumi.com setelah kegiatan Reses.

Tak hanya menyerap aspirasi, Agus juga menyampaikan sejumlah pembahasan penting yang tengah digodok DPRD Kota Sukabumi. Salah satunya perda inisiatif dewan tentang perlindungan guru yang diharapkan dapat segera terealisasi tahun ini.

“DPRD Kota Sukabumi kini sedang menggodok perda inisiasi dewan, salah satunya tentang perlindungan guru. Mudah-mudahan di akhir tahun ini perda itu bisa terealisasi,” ujarnya.

Langkah Agus menghadirkan langsung Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial (Dayasos) Dinas Sosial Kota Sukabumi, drg. Erna, juga mendapat perhatian warga. Menurutnya, masyarakat perlu mendapatkan penjelasan langsung terkait desil, BPJS Kesehatan dan mekanisme bantuan sosial agar tidak terjadi kesalahpahaman di lingkungan masyarakat.

Agus menilai selama ini RT dan RW kerap menjadi pihak yang disalahkan ketika bantuan sosial berhenti, padahal seluruh proses memiliki mekanisme dan pembaruan data yang ditentukan pemerintah.

“Biasanya kalau ada bantuan lalu berhenti, yang disalahkan RT dan RW. Padahal prosesnya ada mekanismenya. Nanti bisa dijelaskan langsung oleh Ibu Kabid, kenapa awalnya dapat lalu tidak dapat lagi, atau bisa dapat kembali,” katanya.

Sebagai anggota Badan Anggaran DPRD Kota Sukabumi, Agus juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, termasuk keberlanjutan P2RW yang sempat terkendala akibat penyesuaian anggaran dari pemerintah pusat.

“Nah sekarang di masa perubahan ini, saya minta para RW memasukkan lagi aspirasinya. Penting tidak P2RW diadakan lagi?, Nanti lembar aspirasi ini akan saya bawa dalam pembahasan perubahan di DPRD,” ujarnya.

Bagi warga yang hadir, reses tersebut bukan hanya forum seremonial, tetapi menjadi ruang dialog langsung antara masyarakat dan wakil rakyat. Agus Samsul pun dinilai tidak hanya datang membawa program, tetapi juga membawa kemauan untuk mendengar dan memperjuangkan kebutuhan warga di tingkat lingkungan. (Ran)

Tags: Agus SamsulAnggota DPRD Kota SukabumiBPJSP2RWRaperda Perlindungan GuruReses
Previous Post

Info Lowongan Kerja! BRI Buka Rekrutmen Junior Associate Mantri, Cek Persyaratannya

Next Post

Dana Abadi Rp10 Juta per RT Dinilai Sekadar Slogan Politik, Agus Samsul: Dari Awal Tak Dikaji Matang

Next Post
Dana Abadi Rp10 Juta per RT Dinilai Sekadar Slogan Politik, Agus Samsul: Dari Awal Tak Dikaji Matang

Dana Abadi Rp10 Juta per RT Dinilai Sekadar Slogan Politik, Agus Samsul: Dari Awal Tak Dikaji Matang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Ketua PKC PMII Jabar Soroti Ketimpangan Pembangunan dan Dorong Kemandirian Desa
  • Iyus Yusuf: Kemerdekaan Harus Terasa dalam Kehidupan Masyarakat
  • Kabar Baik HUT ke-81 RI, 4 Narapidana Lapas Sukabumi Langsung Bebas
  • Soal Pinjaman Daerah Rp240 Miliar, DPRD Kota Sukabumi Belum Beri Lampu Hijau
  • Iyus Yusuf: Raperda Investasi Harus Beri Kepastian bagi Investor dan Manfaat bagi Masyarakat

Recent Comments

  1. Sgma mengenai Peringati Harlah Pancasila, Gusdurian Sukabumi Upacara di Pinggir Sungai
  2. Jis-Hoe-Enk mengenai 6 Orang jadi Tersangka, Tambang Emas Ilegal di Lahan Perhutani Capai Omset Rp 500 Juta per Minggu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami

Ikuti Sosial Media Kami

Copyright ©katasukabumi.com 2023

Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram

Copyright ©katasukabumi.com 2023

Add New Playlist

  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami

ALAMAT/NARAHUBUNG

Jl Cemerlang Sukakarya Warudoyong Kota Sukabumi Jawa Barat

Email/Web

katasukabumi@gmail.com

redaksikatasukabumi@gmail.com

Telp/HP:  +62 857-2084-1344

IKUTI MEDSOS KAMI

Facebook Twitter Tiktok Youtube Instagram