Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram
Kamis,28 Mei 2026 | 05:24 WIB
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Menu
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Search
Close
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Menu
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Home Headline

Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Dinkes Kota Sukabumi Luncurkan Program SERIBU dan SIRAMAN

admin by admin
Juli 4, 2025
in Headline
0 0
0
Kantor Dinkes Kota Sukabumi, di Jalan Suryakencana, Kelurahan Selabatu, Kecamatan Cikole. Foto: Nuria Ariawan.

Kantor Dinkes Kota Sukabumi, di Jalan Suryakencana, Kelurahan Selabatu, Kecamatan Cikole. Foto: Nuria Ariawan.

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

KATASUKABUMI.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi terus berinovasi demi menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian bayi (AKB). Pasalnya, hingga saat ini masih menjadi tantangan serius di sektor kesehatan.

Dua program unggulan diluncurkan sebagai ujung tombak upaya tersebut diantaranya, Sinergitas Upaya Penurunan Kematian Ibu (SERIBU) dan Sistem Rujukan Maternal dan Neonatal Terintegrasi (SIRAMAN).

“Program SERIBU mengusung sepuluh strategi krusial untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu, mulai dari penguatan pemeriksaan Antenatal Care (ANC) berbasis USG obstetri dasar terbatas, pemantauan oleh dokter spesialis kandungan, hingga pendampingan langsung oleh tim ahli,” kata Kepala Dinkes Kota Sukabumi, Reni Rosyida Muthmainnah, kepada awak media, Jumat (4/7).

Tidak hanya itu, program ini juga mencakup sosialisasi layanan ANC berkualitas, pemanfaatan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), desk data Pemantauan Wilayah Setempat (PWS), hingga pelatihan dan pembinaan FKTP.

“Ini bukan sekadar pemeriksaan rutin. Kami memastikan ibu hamil mendapatkan layanan terbaik sejak awal kehamilan. Pembinaan FKTP oleh tim ahli dan pelaporan satu pintu menjadi kunci meningkatkan koordinasi serta akurasi data di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, program SIRAMAN hadir sebagai solusi cerdas untuk menghadapi kondisi kegawatdaruratan maternal dan neonatal. Dengan mengandalkan aplikasi WhatsApp sebagai kanal komunikasi utama, fasilitas kesehatan tingkat pertama kini dapat langsung terhubung dengan rumah sakit rujukan tipe B.

“Sistem ini memungkinkan tenaga medis di lapangan segera mendapatkan arahan dari Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP) tanpa prosedur rumit yang memperlambat penanganan,” paparnya.

Kombinasi antara pemantauan dini, pelayanan cepat, dan koordinasi lintas fasilitas kesehatan menjadikan dua program ini sebagai harapan baru dalam menyelamatkan nyawa ibu dan bayi di Kota Sukabumi.

“Semoga dengan berbagai upaya yang dilakukan dapat membuahkan hasil sesuai harapan,” pungkasnya. (Boy)

Tags: DinkesDinkes Kota Sukabumikota sukabumiProgramProgram SERIBU dan SIRAMAN
Previous Post

Pemkot Sukabumi dan Media Perkuat Sinergi Lewat Coffee Morning

Next Post

DPUTR Kota Sukabumi Gercep Tangani Jembatan di Kebon Danas yang Terancam Longsor

Next Post
Personel DPUTR Kota Sukabumi saat memberikan penanganan sementara pemasangan bronjong di jembatan yang terancam tergerus longsor di RT 5/3 Kebon Danas, Kecamatan Gunung Puyuh, pada Minggu (6/7). Foto: Istimewa.

DPUTR Kota Sukabumi Gercep Tangani Jembatan di Kebon Danas yang Terancam Longsor

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Pergunu Dorong Perda Ponpes, Kota Sukabumi Jangan Hanya Bangga Jadi Kota Santri
  • FK RT-RW Kota Sukabumi : Semakin Diredam Akan Semakin Melawan
  • Kota Santri Tapi Belum Punya Perda Pesantren, Pemkot Sukabumi Mulai Buka Suara
  • Polres Sukabumi Kota Distribusikan Hewan Qurban untuk Puluhan Penerima Manfaat
  • KH. Misbahul Alam : Pesantren Jangan Hanya Dipakai Simbol Kota Santri

Recent Comments

  1. Sgma mengenai Peringati Harlah Pancasila, Gusdurian Sukabumi Upacara di Pinggir Sungai
  2. Jis-Hoe-Enk mengenai 6 Orang jadi Tersangka, Tambang Emas Ilegal di Lahan Perhutani Capai Omset Rp 500 Juta per Minggu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami

Ikuti Sosial Media Kami

Copyright ©katasukabumi.com 2023

Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram

Copyright ©katasukabumi.com 2023

Add New Playlist

  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami

ALAMAT/NARAHUBUNG

Jl Cemerlang Sukakarya Warudoyong Kota Sukabumi Jawa Barat

Email/Web

katasukabumi@gmail.com

redaksikatasukabumi@gmail.com

Telp/HP:  +62 857-2084-1344

IKUTI MEDSOS KAMI

Facebook Twitter Tiktok Youtube Instagram