Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram
Senin,13 Juli 2026 | 05:51 WIB
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Menu
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Search
Close
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Menu
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Home Sosial

Dari Sukabumi, 400 Kader KPNU Menjaga Api Nahdlatul Ulama Tetap Menyala

Redaksi by Redaksi
Mei 17, 2026
in Sosial
0 0
0
Dari Sukabumi, 400 Kader KPNU Menjaga Api Nahdlatul Ulama Tetap Menyala
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Foto : Suasana Temu Kader KPNU di Pondok Pesantren Al-Muslim Kota Sukabumi

KATASUKABUMI.com — Di zaman ketika orang lebih mudah ribut daripada duduk bersama, sekitar 400 kader Nahdlatul Ulama justru memilih berkumpul di Pondok Pesantren Al-Muslim Kota Sukabumi.

Mereka datang dari berbagai daerah seperti Sukabumi, Bogor, Cianjur dan Bekasi. Membawa peci hitam, sarung, dan mungkin juga sedikit kegelisahan tentang masa depan umat.

Bukan demonstrasi. Bukan pula rapat pembagian kekuasaan.

Mereka hadir dalam kegiatan Temu Kader Penggerak NU, sebuah forum yang terasa lebih mirip reuni santri daripada agenda organisasi. Ada tawa kecil, ada obrolan hangat, ada pula pembicaraan serius tentang pesantren, kaderisasi, hingga marwah Nahdlatul Ulama di tengah zaman yang semakin gaduh.

Di dalam aula Pondok Pesantren Al-Muslim itu, suasana terasa seperti NU zaman dulu yang masih betah duduk berjam-jam tanpa perlu pendingin. Peci hitam berjejer seperti barisan doa.

Sebagian duduk bersila, sebagian lagi sibuk mencatat, sementara di atas panggung para instruktur nasional berbicara tentang kaderisasi dan tanggung jawab moral warga Nahdliyin terhadap bangsa.

Hadir dalam kegiatan itu instruktur nasional PKPNU seperti KH Abdul Mun’im DZ, KH Adnan Anwar, beserta jajaran instruktur nasional lainnya.

Turut hadir pula kader KPNU yang kini berada di parlemen, yakni Anggota DPR RI, Zainul Munasichin, Anggota DPRD Jawa Barat, Hasim Adnan, serta Anggota DPRD Kota Sukabumi, Agus Samsul.

Menariknya, meski banyak tokoh politik hadir, forum itu nyaris tidak dipenuhi aroma politik praktis. Yang lebih sering terdengar justru kalimat tentang akhlak, Aswaja dan pentingnya menjaga pesantren agar tetap menjadi tempat orang tua menitipkan harapan.

Koordinator KPNU Sukabumi Sekaligus Panitia Temu kader KPNU, Daden Sukendar, mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai upaya menghidupkan kembali semangat kaderisasi dan silaturahmi antar kader penggerak NU.

“Alhamdulillah yang hadir mencapai sekitar 400 kader. Ini menunjukkan semangat kaderisasi dan kecintaan terhadap Nahdlatul Ulama masih sangat kuat,” ujarnya kepada  katasukabumi.com di sela kegiatan (17/5).

Menurut Daden, KPNU memiliki dua misi penting, yaitu memperkuat nasionalisme NKRI dan memperkuat pemahaman Ahlussunnah wal Jamaah ala Nahdliyah.

Karena itu, kata dia, kaderisasi tidak boleh berhenti hanya karena suasana politik.

“Dulu sempat kita hentikan karena banyak yang menganggap kegiatan seperti ini konsolidasi politik. Padahal bukan. Kita hanya ingin mengecas kembali semangat ke-NU-an,” katanya.

Dalam forum tersebut, persoalan pesantren juga menjadi perhatian serius. Belakangan, sejumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang menyeret lembaga pendidikan berbasis pesantren membuat sebagian masyarakat mulai cemas.

Daden mengatakan Nahdlatul Ulama harus tetap menjadi rumah besar yang menjaga akhlak dan kepercayaan umat.

“Nahdlatul Ulama itu ibarat pesantren besar. Jangan sampai ikut tercoreng oleh perilaku segelintir oknum,” ujarnya.

Di sela kegiatan kaderisasi, para peserta juga mengikuti sosialisasi Program dan Manfaat BPJS Kesehatan bersama Zainul Munasichin. Forum itu menjadi bukti bahwa kaderisasi NU tidak hanya bicara soal organisasi, tetapi juga menyentuh persoalan sosial yang langsung dirasakan masyarakat.

Sesekali forum menjadi cair oleh candaan khas pesantren. Tetapi ketika pembicaraan menyentuh masa depan generasi muda dan marwah pesantren, ruangan mendadak hening.

Barangkali karena semua sadar, Nahdlatul Ulama bukan hanya organisasi besar. Ia adalah rumah panjang warisan para ulama. Tempat orang belajar agama, belajar akhlak, sekaligus belajar mencintai Indonesia tanpa harus membenci yang berbeda.

Dan di Pondok Pesantren Al-Muslim Kota Sukabumi itu, api kecil bernama kaderisasi tampaknya sedang dijaga agar tetap menyala. (Ran)

Tags: AswajaKPNUNUsukabumi
Previous Post

Di GOR Cisaat, 123 Anak Muda Datang Membawa Mimpi dan Pulang Membawa Nasib Berbeda

Next Post

Di Negeri Demokrasi, Rakyat Kadang Harus Berbisik

Next Post
Di Negeri Demokrasi, Rakyat Kadang Harus Berbisik

Di Negeri Demokrasi, Rakyat Kadang Harus Berbisik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Kunjungan Perdana, Kakanwil Ditjenpas Jabar Laksanakan Monev di Lapas Sukabumi
  • Baca dengan Tartil, Hidup Mulia Bersama Al-Qur’an, Iyus Yusuf Apresiasi Wisuda Tahsin se-Kota Sukabumi
  • Ivan Alghifari Kritik DPRD Kota Sukabumi: Jangan Takut PAW Jika Benar-Benar Bekerja untuk Rakyat
  • Vega Sukmayudha Pasang Badan untuk Korban Alpindo: Jangan Biarkan Rakyat Berjuang Sendiri
  • Aksi AKBAR 2626 Hadiahi Wali Kota Sukabumi Piagam “Penguasa Sombong”, Tampar Keras Kekuasaan di Balai Kota

Recent Comments

  1. Sgma mengenai Peringati Harlah Pancasila, Gusdurian Sukabumi Upacara di Pinggir Sungai
  2. Jis-Hoe-Enk mengenai 6 Orang jadi Tersangka, Tambang Emas Ilegal di Lahan Perhutani Capai Omset Rp 500 Juta per Minggu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami

Ikuti Sosial Media Kami

Copyright ©katasukabumi.com 2023

Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram

Copyright ©katasukabumi.com 2023

Add New Playlist

  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami

ALAMAT/NARAHUBUNG

Jl Cemerlang Sukakarya Warudoyong Kota Sukabumi Jawa Barat

Email/Web

katasukabumi@gmail.com

redaksikatasukabumi@gmail.com

Telp/HP:  +62 857-2084-1344

IKUTI MEDSOS KAMI

Facebook Twitter Tiktok Youtube Instagram