Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram
Senin,13 Juli 2026 | 04:25 WIB
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Menu
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Search
Close
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Menu
  • BERANDA
  • BERITA
  • WISATA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • GAYA HIDUP
  • SOSIAL
Home Pemerintahan

Di Tengah Polemik Dana Abadi, Walikota Sukabumi Pilih Jalur Filantropi

Redaksi by Redaksi
Mei 21, 2026
in Pemerintahan
0 0
0
Di Tengah Polemik Dana Abadi, Walikota Sukabumi Pilih Jalur Filantropi
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

FT: Walikota Sukabumi, Ayep Zaki saat konferensi pers di balai Kota Sukabumi (21/5)

KATASUKABUMI.com- Gagasan dana abadi RT yang dulu sempat terdengar seperti kabar baik di musim politik, kini berhadapan dengan meja aturan. Dan di meja itulah Walikota Sukabumi, Ayep Zaki memilih berhenti melangkah.

Di hadapan awak media bertempat di Balai Kota Sukabumi (21/5), Ayep memastikan dana abadi RT tidak mungkin direalisasikan melalui APBD. Alasannya sederhana, tetapi berat secara administrasi, aturan negara dan risiko temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Kalau masalah dana abadi itu enggak mungkin. Kalaupun dilaksanakan akan menjadi temuan BPK,” katanya.

Nada penjelasan Ayep terdengar seperti seseorang yang sedang membedakan antara semangat kampanye dan kenyataan birokrasi. Ia tak membantah pernah menyampaikan gagasan dana abadi sebelum menjadi wali kota. Namun baginya, setelah duduk di kursi pemerintahan, semua langkah harus tunduk pada aturan.

“Janji itu disampaikan sebelum saya duduk di kekuasaan. Tapi begitu saya menjabat, saya terikat oleh undang-undang dan peraturan pemerintah. Enggak bisa saya melawan undang-undang,” tegasnya.

Kalimat itu seolah menjadi penanda bahwa politik dan pemerintahan memang dua ruang berbeda. Di satu sisi ada janji yang lahir dari harapan. Di sisi lain ada regulasi yang sering kali membuat janji harus berhenti di meja anggaran.

Meski begitu, Ayep mengaku gagasan dana abadi tidak benar-benar dihentikan. Ia memilih jalur lain di luar APBD, filantropi.

Lewat program Qordul Hasan, Ayep mengklaim dana sosial berbasis sedekah jariah dan wakaf kini sudah berjalan dan menyasar ribuan warga Kota Sukabumi.

“Yang sudah menerima dana abadi melalui filantropis sudah 2.642 orang, bulan ini nambah lagi 500 orang,” ungkapnya.

Dana itu, kata Ayep, tidak bersumber dari APBD, melainkan dari rereongan sosial yang dikelola secara terpisah dari anggaran pemerintah daerah.

“Dananya bukan APBD. Dananya filantropis, rereongan dalam bentuk sedekah jariah plus hasil wakaf,” katanya.

Bagi Ayep, filantropi adalah jalan lain untuk membantu masyarakat ketika ruang APBD dianggap terbatas oleh aturan. Ia ingin, pembangunan sosial di Kota Sukabumi tidak hanya menggantungkan diri pada uang negara.

“Saya ingin membangun Kota Sukabumi bukan hanya dari APBD, tapi juga dari dana filantropis, untuk beasiswa SD, BPJS Tenaga Kerja, dan bantuan kepada warga,” terangnya. (Ran)

Tags: Ayep ZakiDana Abadipemkot sukabumiRT dan RWWalikota Sukabumi
Previous Post

Walikota Sukabumi: Dana Abadi RT/RW Tidak Mungkin Direalisasikan

Next Post

Walikota Sukabumi: RT/RW Itu Struktural Pemerintah, Kalau Mau Protes Datang ke Kepala Daerah

Next Post
Walikota Sukabumi: RT/RW Itu Struktural Pemerintah, Kalau Mau Protes Datang ke Kepala Daerah

Walikota Sukabumi: RT/RW Itu Struktural Pemerintah, Kalau Mau Protes Datang ke Kepala Daerah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Kunjungan Perdana, Kakanwil Ditjenpas Jabar Laksanakan Monev di Lapas Sukabumi
  • Baca dengan Tartil, Hidup Mulia Bersama Al-Qur’an, Iyus Yusuf Apresiasi Wisuda Tahsin se-Kota Sukabumi
  • Ivan Alghifari Kritik DPRD Kota Sukabumi: Jangan Takut PAW Jika Benar-Benar Bekerja untuk Rakyat
  • Vega Sukmayudha Pasang Badan untuk Korban Alpindo: Jangan Biarkan Rakyat Berjuang Sendiri
  • Aksi AKBAR 2626 Hadiahi Wali Kota Sukabumi Piagam “Penguasa Sombong”, Tampar Keras Kekuasaan di Balai Kota

Recent Comments

  1. Sgma mengenai Peringati Harlah Pancasila, Gusdurian Sukabumi Upacara di Pinggir Sungai
  2. Jis-Hoe-Enk mengenai 6 Orang jadi Tersangka, Tambang Emas Ilegal di Lahan Perhutani Capai Omset Rp 500 Juta per Minggu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami

Ikuti Sosial Media Kami

Copyright ©katasukabumi.com 2023

Facebook Twitter Youtube Tiktok Instagram

Copyright ©katasukabumi.com 2023

Add New Playlist

  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami

ALAMAT/NARAHUBUNG

Jl Cemerlang Sukakarya Warudoyong Kota Sukabumi Jawa Barat

Email/Web

katasukabumi@gmail.com

redaksikatasukabumi@gmail.com

Telp/HP:  +62 857-2084-1344

IKUTI MEDSOS KAMI

Facebook Twitter Tiktok Youtube Instagram